Patung Soekarno Setinggi 100 Meter Akan Dibangun di Cikalongwetan 

RAGAM DAERAH– Patung Presiden pertama RI, Soekarno akan dibangun setinggi 100 meter di Freedom Park yang merupakan area perkebunan teh Walini di Kecamatan Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat. Patung Soekarno duduk sambil menghadap ke Kota Bandung ini akan dibuat oleh Pematung Nyoman Nuarta

Freedom Park di kawasan tersebut dengan nilai investasi hampir Rp10 triliun konsorsium Ciputra, PT PN VIII dengan Nyoman Nuarta. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSPKBB Maman Sulaiman mengatakan, Freedom Park tengah dalam proses perizinan. “Pak Bupati inginnya segera groundbreaking. Tapi kan proses prizinannya harus lengkap dulu jangan sampai di tengah jalan malah di gugat belum ada izin malah dibangun,” kata Maman kepada wartawan, Rabu 9 Agustus 2023.  

Pembangunan di luas lahan kurang lebih 1.270 haktare tersebut, kata Maman, akan dibangun secara berjejang mengikuti konsep Kota Baruparahyangan. “Nanti juga dibuka akses tol di KM 102 efeknya perekonomian warga meningkat juga kemajuan bagi Bandung Barat,” sebut Maman.  

Dilansir tempo.co, miniatur purwarupa patung Soekarno itu sudah dibuat setinggi tiga meter. Nyoman Nuarta menjelaskan alasannya akan membuat patung Soekarno setinggi 100 dalam posisi duduk bukan berdiri. 

“Kita tinggal di daerah rawan gempa, jadi pose patungnya duduk saja supaya kalau gempa kerusakannya tidak begitu parah,” katanya.  

Pembuatan patung ini menurut Nyoman Nuarta, untuk merayakan seratus tahun usia almamater Bung Karno yaitu Institut Teknologi Bandung atau ITB. Di bagian dasar patung itu rencananya akan dibangun museum sejarah berlatar Asia-Afrika. 

Nyoman Nuarta menjanjikan museum tersebut akan tampil beda dari yang lain dan akan digemari anak-anak untuk belajar sejarah. “Ada hologram dan mapping, sehingga anak-anak datang ke sana dan tanpa disuruh akan belajar sejarah sendiri,” ujarnya. Patung itu menjulang dengan bagian bawah tampak sederet bangunan berbentuk lingkaran. 

“Ada macam-macam mini zoo mungkin nanti didukung tree house,” katanya. 

Bandung Freedom Park menjadi calon lokasi wisata baru di Bandung Barat yang telah dirintis sejak sepuluh tahun lalu. Pemilik lahan Bandung Freedom Park adalah PTPN VIII. 

Nyoman Nuarta mengelola lahan seluas 1.000 hektare dengan sistem kerja sama dan sewa selama periode tertentu. Saat ini Nyoman Nuarta tengah mengurus surat-surat terkait lahan. “Setahun lagi mulai pembangunan fisiknya,” ujar dia. 

Konsep wisata muncul karena pendapatan dari perkebunan teh kian berkurang, sementara kondisi alam harus tetap terpelihara. Sebelumnya, rencana keberadaan Bandung Freedom Park bakal seiring dengan pembangunan kereta api cepat Jakarta – Bandung.  

Namun ide tersebut batal. Nyoman Nuarta memastikan pembangunan lahan di Walini untuk Bandung Freedom Park terus berjalan. ** 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *