
NGAMPRAH– Pernyataan Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bakal menunda sekaligus memotong tujangan kinerja (tukin) pejabat di lingkungan Pemda KBB, mendapat respon positif dari tokoh Kabupaten Bandung Barat, Adung Mulyadi.
Tentunya, sebut Adung, itu mesti diukur dengan kinerja para ASN. “Pak Hengky harus ada keberanian tapi harus realistis juga diukur dengan kinerja yang dapat membawa kemajuan bagi Bandung Barat,” kata Adung.
Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bandung Barat memaksimalkan penyerapan anggaran APBD tahun 2021. Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah daerah harus menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Pemerintah daerah harus menjadi penggerak ekonomi daerah. Rapat hari ini saya meminta masing-masing OPD untuk memaksimalkan penyerapan anggaran,” kata Hengky saat menggelar rapat bersama pimpinan OPD di Ngamprah, Senin (24/5).
Dia pun akan memberikan sanksi berupa penundaan dan potongan tunjangan kinerja bagi pejabat atau ASN yang tidak bergerak cepat dalam menyelesaikan program dan menjawab aspirasi masyarakat. “Bagi OPD yang tidak gercep menyelesaikan program dan menjawab aspirasi masyarakat tunjangan kinerjanya akan ditunda atau dipotong,” tegasnya.
Dia mengaku Pemkab Bandung Barat akan terus berbenah dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Salah satunya dengan menggenjot pembangunan infrasturktur, seperti perbaikan jalan di wilayah selatan KBB. “Mohon doanya InshaaAllah minggu ini, perbaikan jalan wilayah selatan akan dimulai. Semoga diberikan kelancaran,” pungkasnya. (***)
