Ngeri..! Korban Gigitan Anjing Liar di KBB Berjatuhan

NGAMPARAH— Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bandung Barat, gencar melakukan vaksinasi kepada hewan penular rabies (HPR). Hal itu dilakukan untuk menekan terus jatuhnya korban akibat virus rabies di wilayah KBB.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Bandung Barat, Wiwin mengatakan, hingga saat ini petugas di lapangan terus melakukan vaksinasi terhadap HPR yang beresiko tinggi.

“HPR yang divaksinasi sampai hari ini ada 1.500 ekor lebih,” ujar Wiwim saat dikonfirmasi di Ngamprah, Selasa
(3/9/2019).

Selain diberikan kepada anjing, vaksin rabies juga diberikan pada kucing. Namun di Bandung Barat 95 persen anjing lebih mendominasi.

Menurut data yang dimilikinya, dari bulan Januari 2019 hingga saat ini jumlah korban yang terkena gigitan anjing sebanyak 35 orang.

“Teridentifikasi ada 29 ekor yang rabies, lalu 35 korban yang melaporkan tergigit dan itu di wilayah KBB selatan semuanya, dari mulai Rongga, Cipongkor, Gununghalu, Sindangkerta dan Clilin,” ujar Wiwin.

Selain itu, guna meningkatkan cakupan vaksinasi rabies, pihaknya akan terus gencar melakukan vaksin rabies di seluruh wilayah Bandung Barat.

Wiwin mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terutama pada tempat-tempat yang sudah dianggap positif rabies. 

“Untuk wilayah selatan sendiri bisa jadi karena daerah geografis. Pertama penduduknya tidak padat lalu banyak hutan, disana budaya berburu babi hutan menggunakan anjing kampung. Kita juga bersebelahan dengan daerah yang tertular rabies seperti cianjur dan sukabumi,” pungkasnya. ***

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *