RAGAM DAERAH– Aksi Petugas Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB) terbilang nekat. Demi suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2024, dua petugas satpol nekat menaiki baligho berukuran besar yang terpasang di pinggir Jalan Cikole Lembang sekitar pukul 16.00, Minggu 11 Febuari 2024.
Dalam vidio yang beredar, dua orang petugas Satpol PP nampak lincah menaiki ke atas tiang pencang baligho bak spider man.
Petugas tersebut langsung menurunkan baligho caleg berukuran besar tersebut tanpa rasa takut sedikit pun.
Baligho besar tersebut juga diturunkan petugas satpol PP di daerah Ngamprah, Padalarang, Cipongkor dan Lembang pada masa tenang 11 sampai 13 Febuari 2024.
Sementara itu, Pj Bupati Bandung Barat ikut memantau penyisiran pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2024, secara serentak di 16 se-KBB Minggu, 12 Febuari 2024.
Didampingi komisioner Bawaslu, Kepala Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) Ludi Awaludin dan aparat lainnya, melakukan pemantauan penyisiran APK di sejumlah wilayah.
“Kami Pemda punya kewajiban untuk mensuport penyelenggara Pemilu. Hari ini menjadi jadwal untuk penurunan APK. Jadi kami sama Bawaslu muter ke seluruh kecamatan hingga tingkat desa,” ujar Arsan, disela-sela pemantauan penyisiran APK di sekitar Kecamatan Cikalongwetan dan Cipeundeuy.
Arsan menyatakan, pemantauan yang dilakukannya untuk memastikan selama masa tenang Pemilu, mulai 11-13 Pebruari 2024.
Terkait sampah eks APK, kata Arsan sementara ini di drop di masing-masing kantor.
“Pilihannya nanti ada dua, yang bersangkutan akan mengambil sendiri atau kalau tidak kami bawa ke pengelola sampah,” ujarnya.
Ketua Bawaslu KBB, Riza Nazrul Falah Sopandi, untuk penurunan APK, Bawaslu mengerahkan semua anggota panwascam, panitia kelurahan dan desa (PKD) serta Panitia TPS.
“Sebelumnya kita telah memberikan imbauan ke parpol untuk menurunkannya secara pribadi, walau memang ada yang menjalankan dan ada juga yang tidak,” ungkapnya
Bawaslu bersinergi dengan Pemda KBB, TNI dan Polri ikut menyisir APK yang tidak diturunkan parpol.
Menurutnya, APK yang diturunkan seperti Baligo, spanduk, bender, juga bendera parpol.
“Tadi juga ada bendera yang tadinya, tidak akan kita turunkan tapi ada namanya caleg, jadi kita turunkan. Walaupun di depan kantor parpolnya,” beber Riza. ***

