NGAMPRAH– Aktivitas sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan aktivis, baik itu dilakukan secara individu maupun kelompok.
Itu menjadi program pemerintah dalam bentuk program sosial seperti di Kementerian Sosial RI dalam hal ini Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah lama berjalan kemudian menjadi populis dan populer saat ini. “Selain itu ada kelanjutan program kewirausahaan sosial yang kini sedang berjalan,” ujar Koordinator Mentor Kewirausahaan Sosial, Saiful Rachman, Senin (6/7/2020).
Dalam pelaksanaan di lapangan, katanya, program PKH ada tenaga SDM PKH yang mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sampai titik dimana KPM siap graduasi atau proses pemberhentian kepesertaan PKH dan bagian dari proses transformasi PKH mandiri dengan memiliki penghasilan sendiri dari hasil usaha yang di jalaninya.
“Kemudian tidak terhenti dan dilepas begitu saja KPM graduasi yang memiliki usaha,” tuturnya
Namun, lanjutnya, ada sebuah terobosan dalam program lanjutan dan menjadi peluang yang produktif bagi KPM graduasi yang memiliki usaha yaitu program kewirausahaan sosial yang menjaring dan mendorong usaha dijalani KPM graduasi bisa tumbuh dan berkembang maju dengan didampingi mentor kewirausahaan sosial.
“Program-program di Kementerian Sosial yang ada dan berjalan ini sesuai dengan tagline “Kemensos Hadir” ini bukan hanya sekadar basa basi tanpa eksistensi aktualisasi dan biasa-biasa saja namun Kemensos hadir di tengah masyarakat dengan meluncurkan sederet program-program sosial yang berpihak dan berdampak langsung manfaatnya pada masyarakat ekonomi rendah dan yang tepat menerima manfaat program,” bebernya.
Dalam hal ini program kewirausahaan sosial di Kementerian Sosial RI bersama Pusat Inkubator Bisnis-Oorange Unpad membidik KPM graduasi yang memiliki usaha untuk menjadi mandiri dan berkembang maju usahanya.
“Sehingga dengan berkembang maju usaha KPM kewirausahaan sosial melalui mentoring didampingi mentor maka ini merupakan kebermanfaatan dan keberhasilan program,” tandasnya. ***
2020-07-06

