NGAMPRAH– Data pemilih di Kabupaten Bandung Bandung Barat (KBB) diketahui masih ada yang ganda. Tak tangung-tagung jumlahnya mencapai 37.010
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat telah mengolah dan meng-input sebanyak 3.407 data pemilih pada November ini.
Input data itu baru tujuh kecamatan dari 16 kecamatan di KBB yakni Kecamatan Batujajar, Parongpong, Ngamprah, Saguling, Sindangkerta, Gununghalu dan Cikalongwetan.
“Progres penginputan data tersebut ditargetkan rampung secepatnya di tahun ini,” ujar Ketua KPU KBB, Adie Saputro di sela rapat pleno data pemilih berkelanjutan, Senin (29/11/2021).
Metode pengolahan data itu, kata Adie, dilakukan dengan metode pencermatan mandiri atau self assesment sesuai dengan sistem aplikasi dan regulasi yang berlaku di KPU. “Sehingga mekanisme dan aturan klasifikasi yang diterapkan telah sesuai,” sebutnya.
Sebenarnya, lanjut dia, data pemilih yang diterima oleh KPU dari tujuh kecamatan itu adalah sebanyak 37.010. Namun hanya 3.407 yang diinput karena mayoritas data yang terproses ternyata tidak memenuhi syarat karena datanya diketahui ganda. “Ada data yang ganda juga, makanya tidak diproses lebih lanjut,” kata Adie.
Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan catatan jumlah pemilih di KBB hingga November ini ada sebanyak 1.207.794. Rinciannya terdiri cari 608.211 laki-laki dan 599.583 perempuan.
Jumlah tersebut, termaktub dalam Berita Acara KPU KBB, nomor 33/PL-BA/3217/KPU-Kab/XI/2021. “Semua data yang terekap itu, tersebar di 165 desa dan 16 kecamatan se-Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya. **

