Kecamatan Padalarang Kebagian 6 Ton Beras SPHP

RAGAM DAERAH–Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kebagian jatah beras dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 6 ton untuk 10 desa yang berada di wilayahnya.

“Jumlah yang diterima desa, berbeda-beda tergantung dari pengajuan mereka,” kata Camat Padalarang, Agus Ahmad Setiawan usai distribusi Operasi Beras Murah (OBM) di Kecamatan Padalarang Senin (1/4/2024).

Menurut Agus, OBM tersebut sangat dinanti-nantikan warga Padalarang. Karena harga beras standar medium ini relatif murah hanya Rp53.000/ 5 kg, sedangkan harga beras saat ini masih cukup tinggi yakni antara Rp15.000-Rp17.000/ kg.

Masyarakat cukup terbantu dengan adanya OBM tersebut, disaat harga di pasaran masih cukup tinggi.

“Saya atas nama masyarakat Padalarang, mengucapkan terima kasih banyak pada Pak Pj (Penjabat Bupati Bandung Barat, Arsan Latif) yang sudah memberikan subsidi harga beras,” ucap Agus.

Sebelumnya, Pemkab Bandung Barat melalui Disperindag KBB, menggelar OBM di seluruh kecamatan se-KBB.

Beras yang dikemas 5 kg tersebut, dijual hanya Rp10.600/ kg kepada masyarakat. Pemkab Bandung Barat menggandeng Bulog, untuk penyediaan 100 ton beras dengan harga murah dengan sistem subsidi.

Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengatakan, operasi pasar beras murah itu sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok. Terlebih saat ini, harga beras tengah meningkat.

Menurutnya, beras merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) yang harganya perlu distabilkan lantaran berpengaruh terhadap inflasi.

Oleh karena itu, Arsan berharap bahwa adanya kegiatan pasar beras murah tersebut diharapkan mampu meringkan beban masyarakat saat harga beras tengah melonjak.

“Diharapkan juga dapat membantu masyarakat saat Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah. Karena beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat,” ucapnya.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *