NGAMPRAH– Kabupaten Bandung Barat (KBB) masuk zona merah penyebaran COVID-19. Ketersedian tempat tidur di beberapa rumah sakit daerah untuk pasien COVID-19 sudah mencapai 85%.
Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan memerintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk segera menambah tempat tidur bagi pasien COVID-19.
“Vaksinasi juga harus lebih masif diperluas. Tidak hanya lansia (lanjut usia) namun diusia 40 tahun dan intens bertemu dengan masyarakat,” kata Hengky dalam telekonfrensi bersama Forkopimda, Rabu (16/6/2021).
Hengky minta pelaksanaan vaksinasi dilakukan di ruang terbuka di setiap desa. “Kami juga minta kepada camat, desa, Satpol PP menindak tegas kerumunan dan saya tidak menginzinkan adanya keramaian selama 14 hari ke depan,” jelasnya.
Orang nomor satu di KBB ini pun mengimbau agar para pejabat di lingkungan Pemda KBB untuk mengetahui update terbaru penyebaran COVID-19 di KBB.
“Jadi sarapan pagi kita itu. Para kadis camat dan kades harus update data COVID-19 di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.
Hengky juga menyebutkan, pemulihan ekonomi akan terkena imbas jika tren COVID-19 terus mengalami kenaikan.
Saat ini, pertembuhan ekonomi di KBB mengalami minus 2%, Hengky mengimbau semua pihak agar bisa mengendalikan penyebaran virus COVID-19. “Para camat kades harus mengedukasi masyarakat pentingnya protokoler kesehatan. Apabila ada RT dan RW zona merah langsung lakukan lockdown seperti Cibogo dan Jayamekar,” pungkasnya. ***
2021-06-16
