RAGAM DAERAH– Kabupaten Bandung Barat (KBB) dapat mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) yang merupakan impian bagi setiap pemda juga masyarakat setelah satu dekade diluncurkannya program JKN-KIS.
Tak heran, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mendapatkan penghargaan dari Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI sebagai pemerintah daerah dengan kategori pratama dalam pencapaian Universal Health Coverage yang dihadiri Wakil Prsiden RI, Ma’ruf Amin di Jakarta, Kamis 8 Agustus 2024.
Pendiri KBB, Asep Suhardi menilai, capain tersebut merupakan cita-cita pemekaran KBB. “Salah satu tujuan pemekaran Bandung Barat adalah peningkatan pelayanan salah satunya adalah peningkatan pelayanan kesehatan,” ujar Ado–sapaan akrab Asep Suhardi, Jumat 9 Agustus 2024.
Diakui Ado, pelayanan kesehatan di KBB kurang mengalami kemajuan seginifkan sejak KBB berdiri 2007 silam. Namun, dengan perolehan UHT, membuktikan keberhasilan Pemkab Bandung Barat dalam pengelolaan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan. “Saya mengapresiasi Pj Bupati Bandung Barat Pak Ade Zakir juga Plt Kadinkes KBB Deni Achmad yang berhasil meraih penghargaan dari Menko PMK dengan peningkatan UHC, dan prestasi ini luar biasa yang juga diharapkan kota/kabupaten lainnya di Indonesia, prestasi ini tidak lah mudah,” sebut Ado.
Kendati begitu, Ado berharap, Pj Bupati tak hanya puas dengan prestasi di satu bidang saja, namun bidang lainnya pun yang menyangkut pelayanan dasar masyarakat bisa dicapai di masa kepemimpinannya.
“Penghargaan pelayanan kesehatan harus secepatnya di implementasikan kepada masyarakat bekerjasama dengan para kepala desa agar bisa disosialisasikan kepada masyarakat khususnya RT dan RW,” tuturnya.
Banyak Kartu Indonesia Sehat (KIS) juga BPJS yang dikantongi masyarakat sudah habis masa aktifnya alias kadaluarsa, Ado meminta ada pendataan ulang kepada masyarakat. “Akhir kata saya mengucapakan selamat dengan diawali penghargaan ini, dan kinerja dinas kesehatan semakin meningkat,” pungkasnya. ***

