
PADALARANG- Menyikapi hasil akhir perhelatan Pilkada Serentak 2018 di Kabupaten Bandung Barat , Gunawan Rasyid yang juga merupakan salah satu Wakil Ketua DPD Partai Golkar KBB, mengucapkan selamat kepada AKUR pasangan No Urut 3 atas kemenangan pada pilkada di KBB.
Guras juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat yang terlibat pemenangan untuk segera move on, pilkada sudah selesai. “Mari segera bergeser untuk memikirkan KBB agar menjadi kabupaten termaju di Jawa Barat, terutama dalam mempersiapkan pemerintahan yang good and clean governance, kami juga bangga sebagai warga KBB bisa melaksanakan demokrasi secara baik tanpa ekses,” ujar Guras sapaan akrabnya, Senin (9/7/2018).
Dalam kampanye visi misi pasangan calon masih bernuansa pencitraan sehingga Guras juga memastikan visi misinya tidak mungkin semua bisa di implementasikan. “Memang dengan kemenangan 46 % lebih, penyusunan RJPMD menjadi hak pasangan AKUR, tapi ada 53 % lebih dari pasangan KADO dan EMAS bisa menjadi mitra kritis terutama dalam menangkap keinginan masyarakat segeranya dibangun pemerintahan yang bersih melalui reformasi birokrasi dengan pola rekruitmen yang transparan dan akuntabel tanpa setoran,” bebernya.
Menurutnya, percepatan penyelesaian ketimpangan pembangunan antara utara dan selatan dengan membangun pusat pertumbuhan baru melalui pembangun infrastruktur dan akses jalan baru yang memadai yang berdampak kepada peningkatan daya beli masyarakat.
Guras juga memaparkan bahwa pasangan AKUR harus segera menangkap momentum, dengan terbangunnya Kereta Api Cepat, Pemerintah Propinsi Jawa Barat, Perguruan Tinggi ITB, di wilayah Cikalong dan Cipeundeuy termasuk dinamika pembangunan di Kawasan Bandubg Utara (KBU). “Segera melakukan evaluasi dan revitalisasi Rencana Tata Ruang Wilayah/RTRW agar masyarakat KBB bisa merasakan keuntungan dampak dari pesatnya pembangunan tidak jadi tamu di rumah sendiri,” katanya.
Seperti di KBU akibat RTRW yang tidak relevan, lanjut Guras, muncul indikasi oknum-oknun yang melakukan pelanggaran tumbuh bangunan-bangun yang tidak berizin masyarakat banyak dirugikan dipastikan pajak tidak bisa ditarik akhirnya tidak ada pemasukan kepada kas Daerah dalam bentuk PAD.
“Yang menang tidak perlu jumawa, yang kalah tidak perlu merana, yang jelas sebuah kompetisi pasti ada yang kalah ada yang menang , mari satukan niat untuk kemajuan masyarakat Bandung Barat,” pungkas Guras. (wie)
Copyright secured by Digiprove 