CIMAHI–Wali Kota Cimahi, Ajay Muhamad Priatna rupanya ingin Sekda Kota Cimahi definitif yang mengerti dan mencitai keadaan daerahnya. Makanya, politisi PDIP ini akan menjatuhkan pilihhannya kepada ASN yang pituin urang Cimahi.
Meski demikian, Ajay mengaku, pihaknya tetap akan mengumumkan dan mengeluarkan edaran kepada para ASN di luar Cimahi untuk mengikuti seleksi terbuka pengisian Sekda Kota Cimahi. Tidak hanya itu Ajay juga akan megeluarkan surat perintah kepada ASN Cimahi untuk mengikuti open bidding.
”Tapi nanti tetap akan dipilih berdasarkan hasil open bidding berdasarkan penilaian dari pansel,” kata Ajay, Rabu (27/0/2018).
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi, Ahmad Syaefulloh mengatakan, untuk melaksanakan open bidding, pihaknya masih menggu surat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
”Setelah ada rekomendasi kita langsung akan memproses pelaksanaan open bidding,” kata Syaefulloh.
Menurutnya, pelaksanaan open bidding, dimulai dari pengumuman penerimaan pendaftaran selama 14 hari. Kemudian akan dilanjutkan dengan tahap seleksi.
”Insyaallah akhir bulan ini atau lambatnya awal April sudah masuk proses pengumumnan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, open bidding akan dibuka umum dan akan diumukan kepada seluruh daerah se-Indonesia. Dan proses bisa berjalan jika minimal ada empat orang yang mendaftar.
”Jadi jika pendaftar kurang dari empat peserta maka proses selanjutnya terpaksa harus ditunda,” jelasnya.
Namun demikian, Syaefulloh mengaku optimis proses open bidding untuk memilih Sekda Cimahi pasti bisa berjalan. Sebab, selain banyak ASN yang sudah mampu secara persyaratan, walikota juga akan mengeluarkan surat perintah kepada para ASN yang diperkirakan sudah masuk kategori pada persyaratan.
”Khusus ASN Cimahi ada sekitar delan orang dengan kategori JTP (Jabatan Tinggi Pratama) yang memenuhi semua persyaratan untuk ikut open bidding,” terangnya.
Selain openbidding untuk pemilihan Sekda, dia juga mengatakan akan membuka pendaftaran bagi jabatan dua kepala dinas yang hingga saat ini masih kosong.
”Kami akan laksanakan secara bersamaan untuk pengisian Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Satuan Pamong Praja,” ucapnya.
Sama halnya dengan open bidding untuk Sekda, Saefulloh juga optimis untuk pengisian dua jabatan itu akan berjalan lancar.
”Pasti bisa. Para ASN kemarin yang tidak masuk sekarang kan bisa mendaftarlagi,” pungkasnya. (***)

