CIMAHI– Ada cara berbeda yang dilakukam kader PDI Perjuangan KBB dalam memperingati hari jadi ke-13 KBB.
Keluarga besar PDI Perjuangan KBB melakukan ziarah kubur ke makam almarhum Bupati Bandung Barat, H. Abubakar di Kolmas Cimahi, Jumat (19/6/2020). Ziarah kubur tepat pada HUT ke-13 KBB yang jatuh pada Jumat 19 Juni 2020.
Hadir dalam kesempatan itu, istri almarhum yang juga anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Elin Suharliah, Ketua DPC PDI Perjuangan Ida Widaningsih, Sekretaris Iwan Ridwan, seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD KBB, dan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan KBB. Prosesi ziarah kubur diawali dengan berdoa bersama oleh seluruh jajaran pengurus.
Dalam kesempatan ziarah tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan, Hj Ida Widaningsih mengatakan, jika almarhum H. Abubakar merupakan sosok bapak pembangunan di KBB. “Karena pada masa beliau menjabat bupati, KBB sedang merintis dan melaksanakan pembangunan insfrastruktur yang cukup bisa dibanggakan,” kata Ida.
Karya nyata itu, kata Ida, di antaranya bisa berdiri Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung yang lengkap dengan sarana ibadah cukup megah, yaitu Mesjid Ass-shiddiq. Selain itu, berdirinya tiga rumah sakit yakni RSUD Cililin, Ciikalong dan Lembang, dan perencanaan Gedung DPRD. “Jadi wajar beliau dinilai sosok bapak pembanguan Bandung Barat,” sebutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPC sekaligus Ketua Komisi III DPRD KBB, Iwan Ridwan mengatakan, dilihat dari pengabdian almarhum, wajar jika F- PDI Perjuangan sempat mengusulkan untuk mengabadikan nama almarhum menjadi salah satu jalan di wilayah KBB. “Kebetulan waktu itu sedang pembahasan pansus nama-nama jalan di KBB dan beberapa fraksi pun banyak yang setuju dan mendukung namun ternyata kandas dipembahasan,” tuturnya.
DPC PDI Pejuangan KBB melakukan ziarah, sebut Iwan, selain untuk berdoa bersama, juga sambil mengenang jasa-jasa almarhum bagi masyarakat KBB, khususnya PDI Perjuangan. “Semoga kita semua tidak melupakan sejarah,” ungkap Iwan.
Sementara itu, istri almarhum, Hj Elin Suharliah menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Bandung Barat yang sentiasa memberikan dukungan dan doa kepada almarhum, terutama ketika sakit serta mohon maaf apabila selama bertugas banyak kekurangan dan kesalahan.
Selain dari itu, Elin mengajak generasi muda untuk senantiasa jangan bosan belajar sejarah dan mau mengabdikan tenaga waktu dan pikirannya bekerjasama dan mendukung program pemerintah dengan jargon lumpatnya agar Bandung Barat semakin maju lagi. “Minta doanya kepada semuanya,” tandas Elin. ****


