Jamu Persib Bandung, PSKC Bingung Cari Lapang

 

CIMAHI – Persatuan Sepak Bola Kota Cimahi (PSKC) kesulitan mencari Stadion menggelar turnamen Piala Indonesia 2018 melawan Persib Bandung. Rencananya pertandingan babak 128 besar tersebut akan dilaksanakan Rabu (4/7/2018).

Tim kebanggaan orang Cimahi itu berada di zona 6 bersama Persib Bandung, Persibat Batang, Maung Anon FC, PSGC Ciamis, PSCS Cilacap, Persibas Banyumas dan Persibangga Purbalingga.

Sebelumnya, PSSI Pusat telah menunjuk homebase PSKC adalah Stadion Sangkuriang. Akan tetapi, jangankan untuk hombase, tempat latihan sehari hari pun masih memanfaatkan lapangan kepunyaan militer. Kalaupun memaksakan menggunakan stadion yang memiliki kapasitas 12 ribu penonton itu, kondinya jauh dari kata layak jika harus menggelar pertandingan resmi.

Buruknya kondisi lapangan itu dibrnarkan oleh Sekjen Askot PSSI Kota Cimahi, Rudi Ade. Menurut dia, Stadion Sangkuriang tidak masuk kreteria untuk digunakan pertandingan resmi. Lokasi pertandingan yang ditunjuk langsung PSSI pusat itu, karena awalnya tidak mengetahui kondisi lapangan saat ini.

“PSSI sejauh ini hanya tahu kalau PSKC homebase-nya memang Stadion Sangkuriang. Padahal bukan, sekarang PSKC latihan masih pake lapangan TNI seperti, Pusdikjas dan Brigif,” kata Ade, Minggu (24/6/2018).

Saat dikonfirmasi terkait pemilihan stadion yang akan digunakan untuk menjamu Maung Bandung, manajeman PSKC belum bisa mengabarkan stadion mana yang akan digunakan. Namun, kemungkinan besar pertandingan akan digelar di luar Kota Cimahi.

Manager PSKC, Patriana Purwa mengatakan, menghadapi pertandingan resmi tentu baik fasilitas hingga lapangannya harus berstandar nasional. Oleh karena itu, jika menggunakan lapangan TNI di Cimahi jelas tidak diizinkan PSSI.

“Untuk lapangan keputusannya besok (hari ini). Sekararang kita sedang memastikan lapangan mana yang akan dipakai,” ujar Patriana melalui pesan singkatnya.

Prihatin dengan kondisi Stadion Sangkuriang yang pernah menjadi sejarah di tanah pasundan itu, Wali Kota Cimahi Ajay M Priatana akan berupaya memperbaiki dan memaksimalkan hingga bisa digunakan sebagaimanamestinya.

Ajay pun mengakui, bahwa Stadion Sangkuriang saat ini belum layak digunakan untuk pertandingan resmi lantaran infrastruktur pendukungnya tidak optimal.

“Nanti akan dikoordinasikan dengan Dinas terkait dan Askot Cimahi, terkait rencana pertandingan,” kata Ajay. (mon)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *