
BANDUNG– Baladhika Karya Satuan Serba Guna (BKSS) Jawa Barat merampung kegiatan tepat dihari jadinya ke-58 yang digelar di Kota Bandung, Minggu (24/10/2021).
Prosesi tasyakur bi ni’mah ditandai dengan pemotongan tumpeng diberikan kepada Dewan Pembinana BKSS Jawa Barat H. Lili Asdjudiredja, Ph.DÂ dan juga Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat Yod Mintaraga oleh Ketua BKSS Jawa Barat, Anwar Ali Mar’ie.
Tampak hadir pada moment tersebut Ketua DPD Golkar KBB yang juga Anggota DPRD KBB, Dadan Supardan dan perwakilan dari KNPI Jawa Barat.
Sebelumnya juga, BKSS Jawa Barat telah merampungkan kegiatan jurit malam sebagai langkah pemantapan kaderisasi yang dilaksanakan di Villa Komando Ciwidey, juga bakti sosial membagikan seribu pensil untuk para santri salah satu Pasantren di Cipeyeum Cianjur.
Ketua BKSS Jawa Barat, Anwar Ali Mar’ ie mengatakan, resepsi kegiatan tepat pada tanggal 24 Oktober sebagai langkah konsolidasi organisasi menuju Jawa Barat Bangkit. “Bangkit di sini dalam segala bidang seperti pembangunan, sumberdaya manusia, pemerintah sesuai dengan visi misi pemerintahan Jawa Barat yakni Jawa Barat Juara dan bangkit,” katanya.
Tentunya, sebut Anwar, kerjasama dengan Kesbangpol Jawa Barat, organisasinya dimintai ide pemikirannya menuju Jawa Barat Bangkit.
“Dengan semangat BKSS Jawa Barat melalui tema harlah “Kita Tingkatkan Konsolidasi Organisasi BKSS Jawa Barat Sebagai Lembaga Kader Menuju Jawa Barat Bangkit” kami ikut menunjang program Gubernur Jawa Barat,” ungkap Anwar Ali.
Kegiatan pamungkas BKSS Jawa Barat dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November nanti, akan menggelar bakti sosial pembagian 300 sembako juga pengobatan massal gratis yang dilaksanakan di Gunungmasigit Cipatat Kabupaten Bandung Barat. Acara tersebut BKSS Jawa Barat menggandeng aparatur TNI AD Pusdiklatpassus.
Dewan Pembina BKSS Jawa Barat H. Lili Asdjudiredja, Ph.D menyarankan agar BKSS terus melakukan konsolidasi organisasi. “BKSS harus bebenah dulu sekarang yang hanya 17 daerah harus menjadi 27 daerah kota/kabupaten di Jawa Barat,” katanya.
Inventalisir keanggotaan, kata Lili, sangat penting dalam sebuah organisasi sayap Partai Golkar. “Jangan sampai namanya tercatat tapi nyatanya tidak ada. Jadi saat pemenangan pemilu nanti akan mudah mengiventalisirnya,” kata Mantan Anggota DPR RI Fraksi Golkar ini.
Lili mencontohkan kaderisasi dilakukan Partai Golkar yang melakukan kaderisasi 200 kader dalam satu desa. Program itu, sebut Lili, saat ini ditiru oleh partai lain. “Intinya BKSS harus terus melakukan konsolidasi personal,” tegas Lili.
Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat Yod Mintaraga berharap, dihari jadinya BKSS Jawa Barat bisa terus melakukan konsolidasi di 27 kota/kabupaten di Jawa Barat.
“Sehingga pada saatnya bisa memberikan kontribusi untuk kemenangan Partai Golkar ke depannya apalagi saat ini BKSS banyak merekrut kaum milenial yang menjadi modal kemenangan Partai Golkar ke depannya,” pungkasnya. ***
