RAGAM DAERAH— Relawan Ganjar Pranowo Jawa Barat mulai menunjukkan eksistensinya. Salah satunya Kelompok Ganjar Muda Padjajaran menggelar diskusi bertemakan “Membangun dan Melestarikan Lingkungan Hidup di Jawa Baat” yang dilaksanakan Armor Genuine Coffe (Taman Dilan) Jalan Dr. Setia Budi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Jum’at, 21 Oktober 2022.
Agenda diskusi tersebut bagian dari rangkaian program Ganjar Muda Padjajaran Wilayah Jawa Barat dengan fokus utama agar para pemuda dan pemudi memiliki kepekaan terhadap keadaan lingkungan hidup terkhusus di Jawa Barat, serta memiliki kesadaran untuk membangun juga melestarikannya.
“Hasil dari diskusi tentang isu-isu yang sedang berkembang ini nantinya diharapkan bisa menjadi masukan dalam rumusan kebijakan kepada stakeholder terkait, terkhusus pada Pak Ganjar Pranowo sendiri ketika terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia dalam kontestasi politik pemilihan presiden 2024,” ujar Koordinator Daerah Kabupaten Bandung Barat Ganjar Muda Padjajaran, Ujang Ahmad Athoillah saat pembukaan diskusi tersebut.
Tentunya, kata Ujang, harapan diskusi agar masyarakat secara umum, terkhusus pemuda dan pemudi ikut terlibat langsung dan menjadi pelaku utama dalam pelestarian lingkungan. “Hasil dari diskusi ini akan didorong oleh Ganjar Muda Padjajaran untuk dijadikan rumusan kebijakan,” sebutnya.
Ngobrol Santai ini dihadiri Ruslan Sudrajat, S.Sos sebagai pembicara yang membahas tentang “Manusia dan Eksploitasi Alam’ di dampingi Anwar Jasir, S.Ap., M.H sebagai pembicara yang menjabarkan tentang “Skema Pelestarian Lingkungan”.
Ruslan mengatakan, etika lingkungan yang masih berlaku pada masyarakat secara tidak sadar adalah antroposentrisme, manusia dengan kepentingannya ialah segalanya.
“Seharusnya manusia dan alam ditempatkan dalam posisi yang setara agar tidak ada kedudukan yang dominan diantara keduanya yang menyebabkan banyaknya eksploitasi alam dibanyak tempat,” ujar Ruslan.
Anwar Jasir memberikan penjelasan terkait tentang skema pelestarian dan menjaga lingkungan dalam menjaga lingkungan yang dan melestarikannya harus dilakukan dengan penuh kesadaran sebagai individu.
“Mulailah dari hal yang sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya sebelum memulai langkah yang besar maka biasakan dulu langkah yang kecil untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari,” katanya.
Diskusi tersebut berlangsung hidup diikuti oleh puluhan peserta dari beragam profesi dengan mayoritas dihadiri oleh pemuda-pemudi yang antusias dengan kegiatan yang diadakan oleh “Ganjar Muda Padjajaran”. ****
2022-11-02

