𝐑AGAM DAERAH – Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Bandung Barat, Moh Yuziandi, S.Pd.I., M.Pd., menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., (KDM) dalam menertibkan Kawasan Bandung Utara (KBU) serta memutakhirkan data perizinan.
Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan tata ruang dan kelestarian lingkungan di KBU yang berperan sebagai kawasan strategis serta wilayah resapan air.
“Kami mendukung penuh upaya Pak Gubernur dalam menertibkan KBU. Langkah ini sangat diperlukan untuk memastikan pembangunan di kawasan ini tetap terkendali dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kita harus melindungi lingkungan agar tidak terjadi bencana akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali,” ujar Moh Yuziandi, Senin (25/3/2025).
Ia juga menyoroti pentingnya pemutakhiran data perizinan guna meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan oleh dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Dengan data yang akurat, setiap izin usaha dan pembangunan dapat dipastikan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Pemutakhiran data perizinan harus dilakukan secara berkala agar pengawasan lebih efektif dan tidak ada celah untuk pelanggaran. Kami berharap kebijakan ini diterapkan dengan adil dan tanpa tebang pilih,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ketua BM PAN Kabupaten Bandung Barat menekankan bahwa kebijakan ini juga harus memberikan solusi bagi masyarakat yang terdampak. Sosialisasi dan pendampingan dalam pengurusan perizinan menjadi kunci agar kebijakan ini tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang.
“BM PAN Kabupaten Bandung Barat siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyukseskan kebijakan ini. Kami ingin memastikan bahwa kebijakan ini memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan daerah yang lebih baik,” tegasnya.
Dengan langkah tegas dari Gubernur H. Dedi Mulyadi, S.H., dan koordinasi yang baik dengan dinas terkait di tingkat kabupaten, diharapkan Kawasan Bandung Utara tetap terjaga kelestariannya, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.***

