
SEREMONI: Plt Bupati KBB Yayat T Soemitra memberikan cindramata kepada Penjabat Bupati KBB, Dadang Masoem saat acara pisah sambut di ballroom Pemda KBB, Kamis (19/7/2018).
NGAMPRAH- Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Dadang Mohamad Masoem akan mengerjakan ini dalam waktu dua bulan menjabat. Tiga program prioritas yang akan dikerjakan. Pertama kali soal pembangunan infrastruktur, kedua penyerapan anggaran dan ketiga menyukseskan program pemerintahan hingga dilantiknya bupati dan wakil bupati terpilih yakni Aa Umbara dan Hengki Kurniawan.
“Prioritas seperti infrastruktur yang harus dikerjakan lebih cepat. Begitu juga dengan penyerapan anggaran yang lebih maksimal di setiap dinas karena di provinsi saja masih kecil. Pada intinyan saya akan menuntaskan pekerjaan yang belum terselesaikan. Karena apa yang sudah dilakukan oleh Pak Abubakar dan Pak Yayat tidak mungkin berbeda dengan saya untuk melanjutkan pembangunan dan program pemerintahan,” kata Dadang usai menghadiri acara Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Plt Bupati Bandung Barat Yayat T. Soemitra di Ngamprah, Kamis (19/7/2018).
Dadang menambahkan, terkait persoalan rotasi mutasi jabatan, pihaknya tidak terlalu memikirkan hal itu lantaran lebih fokus pada program kerja yang harus dituntaskan. “Kalau memang waktunya pas di saya menjabat, tentu asesmen saya kerjakan karena diberikan kewenangan dari Kemendagri,” kata Dadang yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, Yayat T. Soemitra dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dan kerjasamanya antara jajaran SKPD dan seluruh masyaraklat dalam mewujudkan pembangunan di Bandung Barat. Yayat juga menitipkan beberapa pekerjaan yang belum bisa diselesaikannya selama dirinya menduduki jabatan tersebut pada Pj Bupati Barat Dadang Mohamad Masoem. “Ada program bupati, yang menjadi kewajiban saya yaitu mengisi kekosongan jabatan Sekda definitif.
Prosesnya sendiri sudah berjalan tinggal dilanjutkan oleh Pak Dadang,” kata Yayat.
Dia juga menitipkan supaya program yang selama ini dicanangkan oleh dirinya, baik disaat kepemimpinan Abubakar hingga dirinya menjabat Plt, bisa berkelanjutan. Sementara, jabatannya sebagai Plt cukup singkat sehingga masih banyak program yang belum terwujudkan.
Dalam kesempatan itu, Perwakilan dari DPRD Kapupaten Bandung Barat yang disampaikan oleh Sunarya Ernawan mengapresiasi kinerja yang sudah dilakukan oleh kepemimpinan Yayat T. Soemitra selama lima tahun terakhir yang sangat terlihat cukup signifikan soal pembangunan dari berbagai sektor.
Bahkan, dirinya menyampaikan sejarah berdirinya Bandung Barat sejak 2007 lalu sampai dengan 2018 ini sangat luar biasa. Sejak berdirinya Bandung Barat, APBD yang dimiliki hanya berkisar Rp 700 miliar dengan pendapatan asli daerah (PAD) berkisar Rp 30 miliaran. “Saat ini kita harus bangga karena APBD kita mencapai Rp 2,7 triliun dengan PAD mencapai Rp 375 miliar,” tandasnya. (Adv)
Copyright secured by Digiprove 