NGAMPRAH– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB), segara mengumumkan terkait lolos ujian Seleksi Kompetensi Daerah (SKD) dengan jumlah 1.316 orang sesuai dengan jumlah data kelulusan yang ada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat.”Terkait dengan adanya selisih lebih dua orang yang ada di Bagian Kepegawaian dan Umum Disdik saya minta agar di jelaskan ke publik,” ujar Anggota Komisi II DPRD KBB dari Fraksi Golkar, Dadan Supardan, Rabu (1/12/2021).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar KBB ini mempertanyakan, soal muncul jumlah data lebih tersebut. “Kenapa bisa terjadi seperti itu. Jangan bikin gaduh terus laksanakan tugas secara benar, jujur, transparan dan berkeadilan,” kata Dadan.
Jika dikemudian hari ada peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sudah lolos pengumuman tapi ternyata ada masalah, kata Dadan, mempersilakan mengadu ke DPRD KBB. “Mari kita kawal bersama persoalan ini. Perlu diingat para guru yang sudah lolos PPPK itu adalah pahlawan, pejuang dan pengabdi yang sudah ikut serta dalam mencerdaskan anak bangsa wabil husus para pelajar yang ada di KBB,” sebut Dadan.
Para guru dalam mengabdi di dunia pendidikan rata-rata sudah di atas 5 tahun bahkan ada yang sudah puluhan tahun pengabdiannya. “Jadi saya berharap prosses seleksi PPPK di KBB jangan sampai mencederai dan berakhir dengan kegaduhan,” tutur Ketua Badan Kehormatan DPRD KBB ini.
Bagi para pejabat yang terlibat dalam panitia seleksi PPPK, kata Dadan, agar mengedepankan sikap integritas dan independensi demi menjaga marwah Pemerintahan Bandung Barat.
“Berikan rasa keadilan kepada mereka yang sudah terdaftar sebagai yang lolos dalam pengumuman awal,” pungkasnya. ***

