Dinkes Tunggu Hasil Lab Kasus Keracunan 30 Warga Rongga

 

 

 

 

Istimewa
DIRAWAT: Korban keracunan tutut sebagain masih menjalani perawatan di Puskemas Gununghalu.

PADALARANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunggu hasil sampel makanan kasus 25 warga yang keracunan dari Kampung Sarimaju RT 04/10 Desa Bojong, Kecamatan Rongga, KBB.

“Kita tunggu hasil pemeriksaan laboratoriumnya. Sampel makanan sudah kita kirim ke laboratorium kesehatan Jalan Sederhana,” ujar Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto, Selasa (24/7/2018).

Hernawan menyebutkan, pihaknya barus bisa menduga kasus keracunan tutut atau sejenis keong itu bisa disebabkan oleh bakteri atau zat sejenis lainnya. “Ya kita tunggu hasilnya satu mingguan dari laboratorium,” tuturnya.

Kendati begitu, sebut Hernawan, petugasnya di lapangan menulusuri jalur penjual pedagang tutut keliling tersebut. “Petugas kita telusuri rumah-rumah penduduk. Karena kebanyakan penderita yang di pinggir jalan dilewati pedagang keliling tutut tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak 25 orang terpaksa dilarikan ke Puskesmas Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah mengalami keracunan menyantap tutut atau keong diduga beracun. Warga yang mengalami keracunan bertambah menjadi 30 orang.

Warga yang keracunan berasal dari Kampung Sarimaju RT 04/10 Desa Bojong, Kecamatan Rongga, KBB setelah pada Minggu (22/7/2018) sekitar pukul 14.30 para korban menyantap tutut (keong sawah, red) dari pedagang tutut keliling dan mengalami muntah-muntah. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *