RAGAM DAERAH– Eksistensi Gema Keadilan KBB tak diragukan lagi dalam organisasi kepemudaan. Underbow PKS ini pun turut menyoroti Perda No. 4 Tahun 2020 tentang Pembangunan Kepemudaan.
Pelantikan Pengurus DPC Gema Keadilan Kecamatan se-KBB juga bertepatan dengan momen peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-96 pada 28 Oktober 2024 bukanlah suatu kebetulan belaka.
Sekretaris Gema Keadilan KBB, Roni Dahroni mengatakan, jika pasangan Bupati/Wakil Bupati, Didik Agus T-Gilang Dirga terpilih, maka Gema Keadilan akan menjadi pembisik utama Bupati untuk merealisasikan Perda Pembangunan Kepemudaan di KBB tersebut.
“Di momen Sumpah Pemuda ini secara psikologis Gema Keadilan mengajak unsur kepemudaan lainnya untuk ikut benahi bersama Bandung Barat,” kata Roni, Senin 28 Oktober 2024.
Roni menyebutkan, arti BENAHI sebagai misi pasangan DILAN mengandung arti yang sangat universal. “Kontribusi peran pemuda di pilkada hari ini pun seharusnya lebih serius karena menurut data hampir lebih dari 50% pemilih di Pilkada tahun ini isinya kalangan muda milenial dan gen z,” ungkapnya.
Gema Keadilan juga ke depannya ingin ikut berperan dalam pembangunan khusus di KBB. “Mudah-mudahan DILAN menang eksekutif bisa kita pegang turut mempengaruhi secara baik dan di legislatif faktanya hari ini PKS yang pegang posisi Ketua DPRD,” ungkap Roni.
Roni yakin, komunikasi politik akan lancar jika pasangan DILAN memenangi pilkada 2024 dengan legislatif yang dipimpin juga oleh politisi PKS. “Contoh saat pemerintahan Pak Abubakar komunikasi antara eksekutif dan legislatif yang dipimpin Aa Umbara relatif lancar karena satu gerbong partai,” sebutnya.
Roni berharap, masyarakat secara umum bisa turut menakar bahwa Bupatinya harus dari PKS karena ketua dewannya juga dari PKS agar pembangunan bisa berkesinambungan dengan komunikasi politik yang lancar.
“Kalau satu gerbong kan komunikasi mudah tidak ngejelimet penuh dengan drama politik misalnya,” pungkas Roni. ***

