Dikepung Warga, Maling Ini Nyaris Tewas di Waduk Saguling

 

foto Budi Juliansyah/ragam daerah
DIGIRING: Pelaku pembobolan warung ikan bakar Ciminyak Cililin saat dimasukan ke dalam mobil petugas Polsek Cililin setelah mencoba kabur dengan menceburkan diri ke dalam Waduk Saguling.

CILILIN- Ketahuan bongkar warung ikan bakar di lokasi dekat Jembatan Ciminyak, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aris, 20 Warga Ciminyak nyaris tewas di Waduk Saguling.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.30, Senin (28/5/2018). Saksi mata Soleh, 45, pemilik warung, curiga sepulang dari tarawih, melihat pintu warungnya dalam keadaan terkunci tiba-tiba sudah keadaan rusak.

Melihat itu, Soleh bergegas masuk ke dalam warung, spontan berteriak maling. “Pelaku langsung kabur ketika saya berteriak,” kata Soleh.

Warga yang mendengar teriakan Soleh langsung menghampir dan mengejar pelaku. Saat dikejar warga, pelaku yang kalap ini nekad menceburkan diri ke Waduk Saguling. Beruntung pelaku tidak tewas tenggelam setelah warga berhasil menangkapnya.

Guna menghindari amuk massa, palaku digiring petugas ke Mapolsek Cililin. Barang bukti yang diamankan petugas berupa rokok dan uang yang diambil dalam laci.

Kepada ragam media, pelaku mengaku nekad membongkar warung ikan lantaran terhimpit kebutuhan ekonomi. “Abi priogi kanggo kabutuhan tuang sadidinten. (Saya butuh makan untuk sehari-hari, red),” kata pelaku.

Selama ini, pelaku mengaku tinggal bersama ayah tirinya karena korban broken home kedua orangtuanya yang sudah bercerai. “Sadidinten abi markiran di perempatan Rancapanggung. (Sehari-hari saya jadi tukang parkir di perempatan Jalan Rancapanggung, red),” kata pelaku. Atas perbuatannya itu, pelaku terpaksa berlebaran di balik jeruji Hotel Prodeo Mapolsek Cililin. (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *