NGAMPRAH– Rencana Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyalurkan bantuan sebayak 4.000 ekor domba Garut untuk 200 kolompok ternak di KBB, mendapat sorotan dewan.
Anggota DPRD KBB, Taufiqurrahman meminta, bantuan domba yang akan disalurkan mesti sesuai dengan speknya.
“Namanya tender kudu jelas. Bibit timana terus bobot bibitna tambah tinggi dombana, kan kudu kitu atuh ulah asal datang wae dombana,” ujar Anggota Dewan dari PDIP ini, Minggu (5/12/2021).
Pihaknya setuju dengan program Dispernakan melalui bantuan domba untuk kembali meningkatkan perekonomian masyarakat yang dalam dua tahun terakhir terpukul akibat pandemi COVID-19.
“Tapi anu marenang bantuan kebanyakan hari ini dapat bantuan besok dijual da,” tuturnya.
Kepala Bidang Peternakan, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), KBB, Asep Dini mengatakan, bantuan diberikan setelah para kelompok ternak melakukan pengajuan melalui Sistem Informasi Perencanaan Daerah (SIPD) sejak tahun lalu. “Kriterianya adalah kelompok harus benar-benar eksis, sesuai domisili, bukan ASN, anggota TNI, atau Polri yang masih aktif,” sebutnya kepada wartawan belum lama ini.
Menurutnya, bantuan yang akan diberikan kepada ratusan kelompok ternak yang tersebar di 16 kecamatan tersebut sebanyak 4.000 ekor domba garut. Masing-masing kelompok ternak akan mendapat bantuan sesuai pengajuan yang diusulkan dalam SIPD. ***

