NGAMPRAH– Program umroh yang digulirkan Pemkab Bandung Barat, mencuri perhatian DPRD KBB. Di Badan Anggaran (Banggar) DPRD KBB, program umroh tersebut sempat dipertanyakan. “Saat masuk ke komisi IV program umroh itu ditandai, ya harus jelas dulu,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD KBB, Rahmat Mulyana kepada redaksi, Senin (2/3/2020).
Program tersebut yang menggulirkan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Setda KBB. Namun dalam perjalanannya, program itu dipertanyakan oleh dewan. “Kemarin saja di kesra program umroh itu kami pertanyakan yang kami pertanyakan umrohnya tidak tepat sasaran, untuk apa?,” katanya.
Pihaknya mendukung, jika program umroh yang digulirkan Pemkab Bandung Barat diperuntukan masyarakat yang berprestasi, baik bidang agama maupun bidang-bidang lainnya. “Bagi masyarakat yang berprestasi seperti juara MTQ atau hafidz Alquran kami setuju, tapi jangan sampai di belakangnya ada yang mengikuti menumpang orang yang bukan haknya,” sebutnya.
DPRD akan membahas kembali untuk program umroh tahun ini. Bahkan, dewan minta program yang ada di kesra tersebut diaudit, apakah benar tepat sasaran atau tidak. “Kalau tepat sasaran sangat bangus memperdayakan orang-orang yang punya prestasi untuk dikasih reward ibadah, tapi kalau tidak tepat sasaran ini yang dikhawatirkan akan merugikan,” tandasnya.
Umroh gratis itu, setidaknya memberangkatkan 50 warga berprestasi yang diusulkan oleh lembaganya kepada bupati setelah melalui proses verifikasi dari bagian Kesra. “Ya contohnya atlet arum jeram kita yang meraih medali emas diajang internasional, juga atket disabilitas meraih medali emas tingkat nasional juga guru ngaji berprestasi dengan dedikasi tinggi kita umrohkan juga,” ungkapnya.
Sementara itu, anggaran Kesra KBB yang diambil dari APBD KBB untuk menunjang kegiatan keagamaan tembus Rp 10 miliar dalam anggarah murni tahun ini. Anggaran itu salah satunya untuk program umroh.
Nah jika Anda ingin dapat reward gratis dari Pemkab Bandung Barat, mesti diusulkan oleh lembaga naungannya kepada bupati tentunya yang berprestasi. “Semua bidang bisa umroh gratis tapi kami verifikasi dulu oleh tim dari Kemanag, MUI, KBIH. Betul tidak orang tersebut wajar diberangkatkan umroh atau tidak baru kami usulkan ke bupati jika dinyatakan berhak mendapat umroh,” ujar Kabag Kesra KBB, Asep Hidayatuloh.
Tahun 2019 lalu, sedikitnya ada 50 warga KBB yang diumrohkan secara cuma-cuma oleh Pemkab Bandung Barat . (wie)
Copyright secured by Digiprove 
