Dewan Grindra Pesan Ini Kepada Pemimpin Baru KBB Nanti

 

 

Wakil Ketua I DPRD KBB, Hanes Lise

PADA usianya yang kesebelas, jujur saja KBB mengalami kemajuan. Baik kemajuan di bidang fisik maupun kemajuan lainnya. Dewan tidak menutup mata, terhadap kenyataan itu.

Cuma tidak ada salahnya, kalau kita (dewan) memberikan masukan. Ini semua buat bahan koreksi saja, yang pada dasarnya supaya ada perbaikan. Dalam kesempatan ini, saya memberikan masukan agar arah

kebijakan Pemkab Bandung Barat lebih jelas lagi.

Salah satunya tentang zonasi wilayah, yang saya nilai masih disamaratakan. Padahal alangkah baiknya, penataan wilayah disesuaikan dengan potensi masing-masing. Berbicara penataan wilayah, sebagai sample saja yang saya menyoroti daerah Lembang. Daerah ini semakin hari tidak tertata. Kemacetan luar biasa, mewarnai daerah yang dijadikan tujuan wisata ini.

Betapa tidak, pada hari libur berbagai kendaraan termasuk bis-bis besar masuk ke jalan sekitar Lembang. Kalaupun ada rekayasa lalin (lalu lintas), hanya sedikit upaya mengurasi kemacetan saja. Belum ada upaya signifikan agar kemacetan bisa dihindari. Padahal kemacetan di ruas-ruas jalan Lembang bisa diatasi dengan kebijakan Pemkab.

Kebijakannya adalah setiap kendaraan yang masuk ke Lembang, diwajibkan parkir di suatu titik. Kenapa tidak, kita pergunakan lahan Pacuan Kuda yang menjadi aset Pemda. Daripada dibiarkan begitu saja, alangkah baiknya dipergunakan lahan parkir untuk kendaraan yang masuk ke Lembang.

Untuk menuju titik lokasi tujuan wisata, bisa disediakan kendaraan wara-wiri atau ontang-anting.  Bisa juga memanfaatkan angkutan umum lintas  Lembang, tentunya dengan standar ongkos yang ditetapkan pemerintah. Saya kira tidak ada yang mustahil dengan pemikiran saya itu. Asal ada kemauan dan kemampuan yang serius segalanya bisa tercipta.

Nilai plus yang bisa diambil dari kebijakan tersebut, antara lain bakal ada lahan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Masyarakat tidak lagi menjadi tamu, di rumahnya sendiri. Saya harap ini bisa diwujudkan oleh Bupati/ Wakil Bupati baru yang bisa dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). (adv)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *