Cekcok dengan Istri, Diduga Suami Nekat Bakar Rumahnya

Gambar ilustrasi

RONGGA–Gara-gara cekcok dengan istrinya lantaran tersulut persoalan rumah tangga, ES warga Kampung Cimeta RT 03/08, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), diduga melakukan aksi nekat dengan membakar rumahnya beserta isinya.

Aksi nekat ES pada Kamis (2/12/2021) sekitar pukul 03.00. Saat itu, kondisi rumahnya sedang dalam keadaan kosong. Istri dan anaknya sudah pergi pulang ke rumah orangtuanya.

Sebelumnya, pada Rabu (1/12/2021), ES sempat menemui istrinya SR di rumahnya. Cekcok pasang suami istri (pasutri) ini tak bisa dihindari yang berujung penganiayaan oleh ES. Istrinya terluka dan tidak bisa berjalan.

SR lantas memilih pulang ke rumah orangtuanya di Kampung Cimapag RT 02/08 masih di desa yang sama. Sedangkan ES yang masih kesal, sekitar pukul 10.00 WIB meninggalkan rumah dengan membawa anaknya yang masih balita.

Saat kondisi rumah kosong, diduga ES membakarnya dengan sengaja sehingga rumah panggung berukuran 6×10 meter tersebut habis terbakar beserta isinya. Akibat kejadian tersebut diprediksi kerugian materi mencapai sekitar Rp60 juta.

Api pertama kali terlihat di bagian kamar depan dan dengan cepat menjalar ke ruangan yang lainnya. Karena rumah itu terbuat dari material yang mudah terbakar, akhirnya dalam tempo singkat semuanya habis terbakar tanpa ada yang bisa diselamatkan.

Warga sekitar menduga kuat jika kebakaran tersebut sengaja dilakukan oleh ES karena tersulut emosi dan kesal dengan persoalan keluarga yang dihadapinya. Selama ini pun ES sering mengancam akan membakar rumah bila terjadi cekcok dengan istrinya.

Dikonfirmasikan kejadian ini, Kapolsek Gununghalu AKP Wasiman mengatakan, masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran tersebut. Pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah ada kesengajaan atau karena ada penyebab lain dalam terbakarnya rumah tersebut.

Diakuinya, sempat terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di keluarga tersebut. Tapi apakah persoalan itu yang jadi pemicu insiden kebakaran, masih didalami dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kami masih selidiki, mungkin dalam satu atau dua hari sudah ada hasilnya. Beberapa saksi dari warga sudah ditanya, tapi kalau ES belum kami mintai keterangan,” ucapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *