Bung Lili Sanggah Pernyataan Ketua Dewan, Ini Katanya

RAGAM DAERAH– Tokoh Pemuda Bandung Barat, Bung Lili Supriatna ikut menanggapi terkait komentar Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi terkait konteks pemahaman pemerintahan.

Menurut Bung Lili, apabila sudah dilantik bupati dan wakil bupati, secara otomatis jabatan Pj Bupati berhenti. “Persoalan bupati definitif (Jeje Richie Ismai) ikut agenda retret di Akmil Magelang secara otomatis mandatnya ada di wakil bupati (Asep Ismail) selaku Plh Bupati,” ucap Lili, Selasa 25 Febuari 2025.

Jika nanti wakil bupati juga ikut agenda retret, maka Plh Bupati akan jatuh kepada sekda. “Jadi harus diluruskan roda pemerintahan sudah dipegang oleh bupati dan wakil bupati definitif. Ini bisa dilihat dari SK pengangkatan Pj Bupati,” sebut Lili.

Lili menyayangkan  pernyataan Ketua DPRD Muhammad Mahdi. Sebelumnya, Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi mengatakan, roda pemerintahan menyangkut kebijakan bupati tidak sah ketika belum dilakukan sertijab kepala daerah. “Sementara ditekel oleh Pj Bupati dulu karena belum serah terima yang disahkan oleh DPRD lewat sidang paripurna yang direncanakan tanggal 3 Maret,” kata Mahdi.

“Saya menyayangkan statemen tersebut (Ketua DPRD) jangan ada persepsi di masyarakat yang salah dan membingungkan ASN di Lingkungan Pemda Bandung Barat,” timpal Lili.

Tentunya, sambung Lili, akan berdampak terhadap pemahaman serta opini di masyarakat. “Jadi saya tegaskan, Pemerintahan Bandung Barat sudah dikendalikan oleh bupati dan wakil bupati definitif,” tuturnya.

Bagaimana dengan belum dilakukan serah terima jabatan (sertijab) kepala daerah di KBB? Lili mengatakan, jika itu hanya persoalan di wilayah administrasi. “Pak Pj Bupati ada di Bandung Barat akan menduduki posisi sekda jadi itu urusan internal persoalan administrasi karena Pj Bupatinya bukan orang luar,” pungkas Lili. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *