RAGAM DAERAH– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, adalah salah satu rumah sakit umum daerah yang ada di Kabupaten Bandung Barat, selain RSUD Lembang dan RSUD Cikalongwetan.
RSUD Cililin, dibangun tahun 2012 d iatas lahan seluas 21.212 m2 dengan luas total bangunan 16.500 m2 yang terdiri dari gedung a 3300 m2 (2 lantai) dan gedung b 3300 m2 (3 lantai).
Direktur Utama (Dirut) RSUD Cililin, Dr. Neng Situ Djulaeha mengatakan, RSUD Cililin merupakan rumah sakit tipe c dengan jumlah 149 tempat tidur, memiliki 23 dokter spesialis, 2 dokter gigi dan 15 dokter umum disamping tenaga nakes dan penunjang lainnya dengan total jumlah pegawai sebanyak 438 orang. Asn (pns dan pppk) 96 orang (22.38%), sementara sisanya adalah tkk blud sebanyak 333 orang (77.62%)
“Sebagai salah satu rumah sakit rujukan yang ada di wilayah selatan, RSUD Cililin memiliki visi untuk menjadi pusat rujukan terpercaya yang mampu memberikan kualitas pelayanan kesehatan yang responsif, amanah, maju, akuntabel dan harmonis,” ujarnya saat pengukuhan dewan pengawas RSUD Cililn, Senin 19 Agustus 2024.
Upaya dalam mencapai visi tersebut, kata Neg, bukanlah jalan mudah. “Dengan kerja keras, komitmen, kebersamaan dan tanggung jawab dari seluruh pegawai, RSUD Cililin terus melakukan upaya tiada henti  untuk dapat merealisasikan visi tersebut,” ungkapnya.
Status akreditasi paripurna yang telah dicapai oleh RSUD Cililin, menjadi pe-er besar untuk terus berinovasi dan berkarya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami juga terbuka dengan saran, masukan serta kritik positif yang akan membawa kami ke arah perubahan yang lebih baik karena kami sadar bahwa dalam pelaksanaan pelayanan yang kami lakukan mungkin masih jauh dari kata sempurna. Namun dengan tekad dan komitmen kuat kami akan terus berupaya agar kedepannya kami dapat terus tumbuh dan berkembang sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat Bandung Barat,” pungkasnya. ***

