RAGAM DAERAH– Rencana perluasan wilayah Kota Cimahi mendapat reaksi keras dari masyarakat juga para tokoh di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Secara tergas, para tokoh di KBB tidak setuju sebagian wilayah KBB bergabung dengan Kota Cimahi.
Seperti halnya diutarakan Ketua APDESI KBB, Agus Karyana. Sebagai pemimpin wilayah di Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kang Agus–sapaan akrabnya mengaku heran dengan upaya Pemerintah Kota Cimahi yang ingin memperluas wilayah. “KBB sudah menjadi kota otonom sendiri. Secara otomatis sudah berdaulat sesuai Undang-Undang No 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat,” tegas Kang Agus dihubungi ragamdaerah, Kamis 27 Febuari 2025.
Agus yakin, Pemerintahan AMANAH yang di pimpin Bupati Jeje Richie Ismail dan Wakilnya, Asep Ismail akan berjuang keras agar tidak sejengkal tanah pun wilayah KBB diambil oleh tetangganya Cimahi. “Tidak akan setuju karena akan mengubah total secara administrasi kewilayahan, dan saya tegaskan keutuhan Bandung Barat harus dijaga,” pungkasnya.
Sementara itu, Dir Eksekutif West Bandung Governance Watch (WBG Watch) A.Mujiburahman berpandangan, rencana Kota Cimahi menambah wilayah dengan mengambil wilayah di KBB dianggap sebagai opini tidak populer, dan hanya buang-buang waktu saja. “Bagaimana Cimahi menjadi sebuah Kota yang maju, sejahtera dengan meluaskan wilayah bukan solusi terbaik, terlalu banyak energi dan biaya,” katanya.
Penataan ruang yang ada sekarang harus didasarkan pada kebutuhan 10-20 tahun ke depan. “Jangan hanya membuat program yang berbasis proyek, berapa luas kawasan dianggap padat dan dianggap kurang layak, mulai dari sini akan lebih baik,” ungkapnya.
Kendati begitu, katanya, ada peer politik Cimahi diuntungkan saat itu oleh UU NO. 22/99, akhirnya meninggalkan KBB, secara politik akan tinggi resistansinya, kemudian konflik di bawah resikonya.
Tokoh Bandung Barat yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila KBB, Deniswara mengatakan, jika yang pantas bergabung ke Cimahi adalah Margaasih dan Cigondewah. “Bukan ngambil dari KBB,” katanya sebagai bentuk penolakan.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Walikota Cimahi, Adhitia Yudisthira mengatakan, rencana perluasan Kota Cimai tidak hanya mengambil wilayah dari Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung serta kawasan Cimindi, Kota Bandung, rencananya, perluasan ini bakal mengambil sebagian kecamatan Ngamprah, Padalarang, dan Batujajar di Kabupaten Bandung Barat (KBB). ***

