RAGAM DAERAH–Anggota Komisi VII DPR-RI, Dipl.Ing.Hj. Diah Nurwitasari, M.I.Pol. bersama Kementerian ESDM menggelar acara Pendistribusian Paket Konversi BBM ke BBG untuk Pompa Air bagi petani yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Cililin KBB, baru-baru ini.
Program bantuan ini diperuntukan bagi para petani yang telah memenuhi syarat yang sebelumnya telah ditetapkan oleh kementerian ESDM. “Program ini sudah saya coba advokasi sejak tahun 2022 tapi pada tahun lalu berbagai persyaratan belum bisa terpenuhi oleh para petani calon penerima manfaat. Alhamdulillah tahun ini atas kerjasama berbagai pihak, para petani bisa memenuhi persyaratan untuk menerima program bantuan ini,” ungkap Diah Nurwitasari.
Diserahkan secara simbolis 100 unit konverter kit pompa air kepada 100 petani dari berbagai kecamatan di KBB. Aleg perempuan asli Bandung imenyampaikan terima kasih kepada pihak kementerian. “Tak lupa saya sampaikan terima kasih kepada Kementerian ESDM yang mempertahankan adanya program bantuan untuk petani ini. Semoga kolaborasi ini tetap terjalin untuk kebaikan masyarakat,” katanya.
Pihaknya, berharap masyarakat penerima dapat menggunakan alat ini dengan baik agar awet dan membawa manfaat yang besar.
Sementara itu, Iwan Wahyudin seorang petani yang pernah mencoba menggunakan pompa air yang memakai konverter kit menuturkan, dalam 6 jam sehari pengairannya dia harus mengeluarkan Rp100 ribuuntuk biaya pembelian Bahan Bakar Minyak. Tapi ketika memakai konverter kit hanya membutuhkan 1 tabung gas 3 kg saja yang harganya berkisar 23 sampai 25 ribu rupiah.
“Alhamdulillah dengan memakai pompa air konverter kit ini biaya pengairan sawah saya jauh berkurang jadi lebih hemat, sehingga sisa uangnya bisa saya tabung dan gunakan untuk kebutuhan lainnya,” ucap petani dari Bongas Kecamatan Cililin ini.
Pada acara tersebut tampak hadir juga H.M. Lukmanul Hakim Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian KBB, Risris Risdianto pejabat dari Kementerian ESDM, dan beberapa pejabat dari Pertamina Patraniaga. ****

