RAGAM DAERAH– Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari F-PKB, Sandi Supyandi siap EDUN keun KBB.
Dirinya siap hadir ditengah-tengah masyarakat untuk berjuang dan memenangkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati KBB Edi Rusyandi – Unjang Asari (EDUN) di Pilkada 2024.
Sandi mengatakan sebagai kader PKB, dirinya mendukung sepenuhnya pasangan Edi – Unjang yang diusung koalisi partai Golkar, PKB, dan PPP. Dan dalam waktu dekat pasangan Edun dikabarkan akan mendapat dukungan dari sejumlah partai non parlemen.
“Saya Sandi Supyandi anggota DPRD KBB F-PKB Periode 2024 -2029 siap mendukung dan berjuang memenangkan pasangan dwitunggal aktivis-santri Edi-Unjang di Pilkada 2024, mari kita Edunkeun Bandung Barat,” kata Sandi kepada wartawan Minggu, 1 Agustus 2024.
Sandi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PKB KBB ini mengapresiasi gagasan Khittah Bandung Barat yang dibawa oleh pasangan Edun.
“Seperti yang di sampaikan oleh calon wakil bupati bandung Barat Unjang Asari di kantor KPUD Bandung Barat, Garis Perjuangan (Khittah) Bandung Barat merujuk pada visi dan tujuan yang menjadi dasar di balik terbentuknya kabupaten ini,” ujar dia.
Pemekaran Kabupaten Bandung Barat, yang resmi berdiri pada tahun 2007, didorong oleh keinginan untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, mempercepat pembangunan, dan memberdayakan potensi lokal yang mungkin terabaikan ketika masih menjadi bagian dari Kabupaten Bandung.
Ia memaparkan empat point besar cita-cita awal pemekaran meliputi beberapa hal diantaranya:
1. Peningkatan Pelayanan Publik Dengan pemekaran, diharapkan pelayanan publik menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien karena pemerintah daerah bisa lebih fokus pada kebutuhan spesifik masyarakat di wilayahnya.
2. Pemerataan Pembangunan: Pemekaran bertujuan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang selama ini kurang mendapatkan perhatian. Fokusnya adalah pada infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
3. Pemberdayaan Masyarakat
Kabupaten Bandung Barat dibentuk dengan harapan dapat memberdayakan masyarakat lokal, baik dalam hal partisipasi politik maupun dalam pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal seperti pertanian, pariwisata, dan industri kreatif.
4. Penguatan Identitas Lokal
Dengan menjadi entitas administratif tersendiri, masyarakat Bandung Barat diharapkan dapat memperkuat identitas budaya dan kearifan lokal mereka, sambil tetap berkontribusi pada kemajuan daerah secara keseluruhan.
“Garis Perjuangan (Khittah) Bandung Barat mencerminkan visi dan semangat awal dari pemekaran ini, yaitu untuk mewujudkan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing, dengan pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan rakyatnya,” pungkas dia.***

