Bupati Jeje Siap Perjuangkan Honorer Pendidikan hingga Tingkat Pusat

RAGAM DAERAH–Forum Persatuan Guru dan Tendik Honorer (FGTH) KBB temui Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail. Tampak mendampingi dalam audensi Kadisdik KBB, Asep Dendih.

Audensi dengan Bupati Jeje, setelah melalui rangkaian audiensi dengan Komisi IV DPRD, PGRI, Dinas Pendidikan, serta Kementerian Pendidikan.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan dan keterbukaan tersebut, para honorer menyampaikan keluh kesah serta harapan terkait kejelasan status dan masa depan mereka sebagai bagian penting dari dunia pendidikan di daerah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan penyelesaian persoalan honorer pendidikan hingga ke tingkat pusat. “Kami tidak tinggal diam. Kami akan membawa persoalan ini langsung ke pemerintah pusat. Tidak boleh ada guru yang bersedih. Mereka adalah garda depan pendidikan dan masa depan generasi bangsa,” ujar Bupati.

Langkah ini diambil sebagai wujud keberpihakan pemerintah daerah terhadap para pendidik honorer yang telah lama berjuang mencerdaskan anak bangsa di tengah berbagai keterbatasan.

“Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, baik di tingkat provinsi maupun nasional, agar solusi terbaik bisa segera terwujud,” pungkasnya.

Sekjen FGTH, Iwa mengatakan, pertemuan hari ini menjadi momen penting dalam memperkuat posisi perjuangan para tenaga pendidik. Tuntutan utama telah disampaikan dengan jelas dan terukur, mulai dari perubahan status tenaga paruh waktu menjadi penuh waktu, hingga pembukaan kuota formasi maksimal tahun ini untuk R2 dan R3. “Kami percaya, dengan ketegasan dan keberpihakan Bupati terhadap tuntutan ini, akan ada perubahan nyata yang berpihak pada kesejahteraan kita semua. FGTH akan terus mengawal proses ini secara kritis namun konstruktif,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *