Disnakertrans KBB Terima 19 Aduan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah

RAGAM DAERAH–Gununghalu termasuk daerah di KBB yang paling banyak warganya bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Selain Rongga, Sindangkerta, dan Cipongkor.

Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Disnakertrans KBB, Dewi Andani mengatakan, penghentian pengiriman PMI untuk pekerja informal seperti asisten rumah tangga (ART) hingga kini belum dicabut. “Tentunya ini yang harus dipahami masyarakat, ketika ada yang mengiming-imingi bekerja di Arab Saudi berarti itu ilegal,” kata Dewi.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2024 Disnakertrans KBB sudah menerima aduan 19 PMI bermasalah yang bekerja di Arab Saudi.

“Mereka adalah PMI ilegal, kami baru tahu ketika di negara tempatnya bekerja tengah menghadapi masalah. Kami tidak mengetahui kapan mereka berangkatnya, karena memang yang ilegal itu tak pernah memberikan laporan ke dinas. Baru setelah menghadapi permasalahan lapor ke kami,” tukasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *