RAGAM DAERAH– Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) terdiri dari 7 partai non parlemen belum menentukan sikap ketika gagal mengusung jagonya.
Koalisi Rakyat Bersatu awalnya akan mengusung pasangan Yayat T Soemitra dan Asep Ilyas maju di pilkada KBB. Namun di luar dugaan, PPP hengkang di injury time jelang pendaftaran Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati KBB 29 Agustus lalu.
PPP memilih bergabung dengan EDUN (Edi Rusyandi-Unjang Ashari) usungan Golkar-PKB. “Kami belum tentukan sikap dukungan selanjutnya. Namun yang jelas kami tidak akan golput di pilkada,” ujar Ketua Koalisi Rakyat Bersatu, Asep Herna, Sabtu 31 Agutus 2024.
Lantas siapa dari lima calon yang akan di usung? Asep mengaku masih merahasiakan. “Yang jelas mendekati ideal bagi kami,” kata Asep.
Dia menegaskan, KRB tetap solid walau tak jadi mengusung jagonya di pilkada. Bahkan, sebut Asep, awalnya delapan partai non parlemen sepakat sudah siap mengusung pasangan Yayat T Soemitra-Asep Ilyas.
Delapan partai non parlemen itu adalah PPP, PSI, Gelora, Umat, PKN, Hanura, PBB, dan Garuda.
“Kami menyesalkan sikap PPP saat injury time 29 Agustus pukul 16.000 tanpa mengkonfirmasi kepada kami memilih mundur dan telah menghantarkan calon lain untuk daftar ke KPu,” ungkapnya.
Asep menyebutkan, PPP tanpa komunikasi sama sekali meninggalkan KRB begitu saja tidak kulonuwun. “Silakan tafsirkan sendiri sikap PPP seperti itu,” katanya.
Asep juga memastikan KRB tak akan memberikan dukungan kepada calon kepala daerah usungan PPP. Seperti diketahui juga, PPP terpecah dua kubu usungan di pilkada yakni kubu Ketua DPC PPP KBB Yusuf Hasanudin dan juga Kubu Samsul Maarif selaku Majelis Pakar PPP KBB. Kubu Yusuf mendukung pasangan EDUN sedangkan kubu Samsul mendukung pasangan HADE. ***

