RAGAM DAERAH– Rapat Komisi IV DPRD KBB dengan Bagian Kesra Setda KBB harus batal. Bagaimana tidak, selain Kabag Kesra tidak datang, hanya mengutus dua stafnya tanpa membawa data dalam pembahasan APBD 2023, Jumat 23 November 2022.
“Kabag Kesra katanya cuti. Makanya kami sepakat menjadwal ulang untuk pembahasan dengan Kesra padahal ada yang urjen,” ujar Anggota Komisi IV DPRD KBB, Amung Makmur.
Pihaknya mendapat informasi urjent, jika hibah untuk ke agamaan 2023 oleh Kesra belum terinput. “Kami harus menanyakan kepada Kabag Kesra. Namanya anak buah tidak bisa ambil kebijakan. Ya alasan apa hingga tidak bisa terinput,” ungkap politisi Gerindra ini.
Hibah kegaaman itu di antaranya untuk mesjid, yayasan, MUI dan lain sebagainya. “Besar hibah katanya Rp 20 miliar. Tapi saya belum lihat datanya,” kata Amung.
Soal batas waktu input data, Amung menyebut ranahnya ada tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). “Harusnya sebelum pembahasan dengan kita sudah terinput. Jadi pembahasan nanti rasional atau tidak rasional. Dewan kan sebagai fungsi pengawasan dan bajeting di dewan,” ungkapnya.
Pihaknya menyesalkan, bagian kesra rapat pembahasan anggaran tidak bay data. “Masa mau pembahasan anggaran tidak bawa data apapun. Apa yang mau dibahas cuman ngutus dua orang tanpa membawa bahan. Jadi Rp 20 miliar itu buat ke mana saja hibahnya,” tuturnya.
Komisi IV terpaksa menjadwalkan ulang rapat pembahasan anggaran di Sabtu 19 November 2022. “Jadi Kesra harus menginput hari ini mereka harus kerja,” pungkasnya. ****

