
NGAMPRAH– Kendati dinyatakan lulus ujian seleksi kompetensi untuk diangkat menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), namun
ratusan guru honorer di Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) resah.
Bagaimana tidak, mereka belum mendapat kejelasan kapan akan dilakukan pemberkasan.
“Di daerah lain malah sudah pemberkasan, tapi di KBB belum dapat pengumuman secara resmi dari Disdik,,” kata salah seorang guru honorer, Selasa (30/11/2021).
Kelulusan tenaga PPP diketahuinya secara online dari pemerintah lusat. Dia berharap, Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian Sumberdaya Manusia (BKSDM) membuat pengumuman resmi.
“Kami inginnya segera ada pengumuman dan pemberkasan sehingga ada kepastian. Ini kan sudah lama menunggu kesempatan kaya gini, nah sekarang sudah diakui oleh pusat semoga ada kejelasan di daerah,” kata guru honorer yang enggan namanya disebutkan.
Kasubag Kepegawaian dan Umum Disdik, KBB, Wawan Kamal menyatakan, saat ini pihaknya masih memilah data tenaga PPPK karena ada selisih dua orang dari jumlah keseluruhan. Jumlah PPPK guru yang lulus ujian SKD tahap satu dari pengumuman Provinsi Jabar ada 1.316, tapi data yang ada di pihaknya 1.318.
“Ada selisih dua orang, kami tidak mau gegabah menentukan siapa sebenarnya yang tidak lulus. Apalagi jumlah peserta di KBB banyak, jadi butuh waktu dan ketelitian untuk memilahnya,” kata dia.
Lebih lanjut dikatakannya, peserta ujian PPPK di KBB seluruhnya mencapai 3.226. Pada tahap satu yang lulus 1.316 dan sisanya bakal mengikuti ujian tahap dua. “Kuota KBB untuk tenaga PPPK guru ini seluruhnya 1.504 orang. Jadi yang tidak lulus tahap satu bisa ikut lagi di tahap dua, tanggal 6-8 bulan ini,” tandasnya. ***
