Kepala Dinas DP2KB P3K KBB, Eriska Hendrayana. ft istimewa
NGAMPRAH– Pendataan Keluarga (PK) 2021 akan dimulai pada 1 April 2021 sampai 31 Mei 2021. Pendataan akan dilakukan oleh kader petugas pendata lapangan. Kegiatan ini merupakan program dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Kabupaten Bandung Barat menyiapkan pasukan petugas PK sebanyak 5512 orang yang akan mendata di 165 desa.
Kepala Dinas DP2KB P3A KBB, Eriska Hendrayana mengatakan, pembukaan PK akan dilakukan dengan pelayanan KB implan yang merupakan program prioritas nasional serentak seluruh Indonesia. “Program ini program prioritas nasional dan kami juga menargetkan 1000 KB implan dalam kegiatan satu hari nanti,” kata Eriska, Selasa (30/3/2021).
Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Repoduksi DP2KB P3A KBB, Aam Lia Kartipah mengatakan, persiapan gelar KB implan sebelumnya dilakukan rapat virtual yang diikuti oleh kepala puskesmas se-KBB. Hasilnya, KBB siap melaksanakan secara serentak kepesertaan KB implan pada tanggal 1 April 2021.
“Kami menargetkan satu desa sembilan peserta KB implan,” kata Aam.
Aam juga menyebutkan, kesadaran masyarakat KBB untuk menjadi peserta KB implan perbandingannya mencapai 50%. Sehingga pihaknya tidak kesulitan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.
“Kelebihan dan fungsi KB implan melebihi dari satu tahun sehingga pasangan usia subur tidak berpikir lagi kontrasepsi KB suntik atau pil,” pungkasnya. ***
