NGAMPRAH– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat telah membagi-bagikan 92.636 paket sembako selama pendemi Covid-19. Paket sembako tersebut disebar kepada pengurus anak cabang (PAC) dan pengurus anak ranting serta masyarakat umum se-Jabar.
“Semuanya kita berikan by name by address untuk 27 kota dan kabupaten,” kata Sekretaris DPD PDIP Jabar Ketut Sustiawan usai membagi-bagikan paket sembako secara simbolis pada Pengurus Ranting se-KBB di Sekretariat DPC PDIP KBB-Jalan Raya Mekarsari Ngamprah, Sabtu (16/5/2020).
Ketut mengatakan, ribuan bantuan tersebut belum termasuk yang diberikan langsung masing-masing anggota dewan asal partai berlambang moncong putih. “Sebagai partai yang mengusung falsafah gotong royong, bantuan sembako itu anggarannya bukan dari pemerintah,” tegasnya.
Ia menegaskan, biaya untuk sembako tersebut merupakan hasil gotong royong 19 anggota DPRD Provinsi, 207 anggota DPRD kota/kabupaten, 13 anggota DPR RI ditambah kas partai yang merupakan iuran DPD, DPC, kepala daerah dan calon kepala daerah.
“PDIP sudah menyampaikan secara organisasi bahwa kita siap mendukung langkah-langkah pemerintah pusat maupun pemda untuk bersama-sama bergotong royong melawan pandemi Covid-19,” ucapnya lagi.
Pada kesempatan tersebut, Ketut juga mengungkapkan jika DPD PDIP Jabar meminta pada kadernya yang duduk di bangku legislatif, untuk melakukan pengawasan penggunaan dan pengelolaan anggaran pemerintah. Terutama menyangkut anggaran penanganan Covid-19 supaya tepat sasaran.
“Teman-teman di fraksi juga harus mengawasi dana APBD yang digunakan oleh pemda supaya tepat sasaran,” tegas Ketut.
Sementara Ketua DPC PDIP KBB Ida Widaningsih mengungkapkan, DPC PDIP KBB membuat paket sembako untuk pengurus partai, PAC dan anak ranting sebanyak 4.250 paket, plus untuk disebar ke masyarakat sebanyak 750 paket.
“Kita mengintruksikan semua fraksi pengadaan sembako di masing-masing dapil itu 500 kali 7 orang,” beber Ida.
Ia sendiri di dapilnya, telah membagikan 2.000 paket sembako dan membagikan 300 nasi box. Total jumlah sembako gotong rotong ini sekitar 12.000 paket. Belum bantuan yang diberikan Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, berupa 300 nasi box/ hari.
Ditambah Wakil Bupati tiap harinya itu 300 per hari berupa nasi box sampai tanggal 22 dan non APBD.
“Jadi semua yang dikeluarkan kepedulian ini, adalah anggaran pribadi,” tutur Wakil Ketua DPRD KBB ini. ***


