Struktur DPAC PKB KBB Ditata

NGAMPRAH– Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan konsolidasi penataan struktur Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se KBB. Tema konsolidasi “Membawa Semangat Peduli Umat Melayani Rakyat Bergerak Secara Maximum” yang di gelar di Kantor DPC PKB KBB Ngamprah, Minggu (9/2/2020).

Hadir Tim Adhoc DPW PKB Jabar, H Cucun Ahmad Syamsurijal merupakan anggota DPR RI, jajaran pengurus DPC, seluruh anggota Fraksi PKB KBB, dan seluruh pengurus DPAC PKB se-KBB.

Ketua DPC PKB KBB, Asep Dedi mengatakan, restrukturisasi organisasi merupakan tindak lanjut sesuai dengan Peraturan PKB No 3 Tahun 2020 hasil muktamar di Bali.

“Restrukturisasi ini dilakukan untuk menambah tenaga dan semangat juang kader-kader PKB yang telah lama mengabdikan dirinya bukan justru mengurangi kesempatan dalam pengabdian di partai ini,” kata Dedi dalam amanatnya.

Dedi sempat menyinggung soal generasi milennial yang menjadi focus dan lokus hari ini, serta bonus demografi yang harus disentuh langsung umumnya di Jawa Barat dan khususnya di KBB.

“Pemuda harus bsa menjadi pelopor dalam mengawal seluruh kebijakan pemerintahan secara progressif. Maka mari bersama PKB sebagai partai masa depan kita bersama bergerak dalam gaya politik yang riang gembira demi mewujudkan segala cita-cita seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, hadir pula Tim Adhoc dari jajaran Dewan Pengurus Wilayah PKB Jawa Barat. Tim Adhoc mengawal langsung proses penataan struktur Dewan Pengurus Anak Cabang se-Jawa Barat sesuai amanat Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Dengan semangat perbaikan struktur kepengurusan pascaproses perhelatan politik serta untuk menjaga dan memastikan kualitas kerja pengurus partai yang lebih baik ke depan, ada beberapa persyaratan khusus yang disampaikan oleh Tim Adhoc dari Dewan Pengurus Wilayah Jawa Barat H. Asep Samsudin.

Yakni persyaratan yang dikhususkan Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) maksimal berusia 35 tahun dan sekretaris yang berusia 30 tahun.

“Ini menjadi tantangan sekaligus terobosan yang sangat baik dari PKB bagaimana pemuda-pemudi bisa terjun langsung dan bergerak mengabdikan dirinya untuk masyarakat, bekerja mengelola manajemen kepartaian sesuai dengan kapabilitas yang dimilikinya serta memberikan manfaat bagi generasinya hari ini dan pada masa yang akan datang,” terang Samsudin.

Samsudin mengatakan, menerima secara terbuka bagi sipa pun wakil khusus para pemuda yang bersedia secara ikhlas mengabdikan pikirannya untuk Blbersama-sama bergerak, bangkit dan menang. “Politik itu asik, jalani saja sesuai gaya millennial hari ini,” pungkasnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *