Polresta Bandung Salurkan Bantuan Korban Banjir Baleendah

SOREANG – Polresta Bandung salurkan bantuan sembako untuk korban banjir Baleendah. Sembako secara simbolis diserahkan langsung Kabag Ops Polresta Bandung, Kompol Gandi Jukardi untuk warga di RW 19.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian Polresta Bandung atas bantuan yang telah diberikan,” ungkap Ketua RW 19 Baleendah, Asep Minggu (26/1/2020).

Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Gunawan. ft Cecep Darojak/ragam daerah.

Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Gunawan melalui, Kabag Ops Poresta Bandung, Kompol Gandi Jukardi mengatakan, melalui posko bencana alam banjir yang didirikan, pihaknya terus melaksanakan pemantauan dan monitoring langsung kondisi wilayah terdampak banjir. “Itu agar mempermudah pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lokasi bencana banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung didampingi Kapolsek Baleendah mengunjungi tempat pengungsian korban banjir di Gedung Inkanas Baleendah. Kunjungan beserta Ketua Cabang Bhayangkari Polresta Bandung, pejabat Polresta Bandung juga Kapolsek Baleendah Kompol Supriyono, di sana memberikan mie instan dan air mineral.

Pada Sabtu (25/01/2020) sekitar pukul 14.00, hujan mengguyur dibeberapa wilayah umumnya di Kabupaten Bandung. Khusus di Kecamatan Baleendah sangat berdampak akibat luapan Sungai Citarum yang mengakibatkan banjir di beberapa wilayah Kecamatan Baleendah terutama Desa Andir dan Desa Baleendah, Minggu (26/01/2020).

Banjir juga mengakibatkan beberapa ruas jalan di Baleendah terputus akibat luapan air Sungai Citarum. Jalan terputus terutama Andir- Katapang tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, Jalan Angga Direja Taman Kota menghubungkan Baleendah- Dayeuhkolot.

Intensitas ketinggian air akibat luapan Sungai Ciitarum sempat terjadinya peningkatan secara signifikan meredam beberapa pemukiman penduduk yang ada di wilayah Desa Andir Baleendah.

Kondisi itu, warga diungsikan ke tempat pengungsian di Gedung INKANAS. Kapolsek Baleendah, Kompol Supriyono mengatakan, bahwa situasi masih terkendali dan sudah adanya penurunan debit air. “Yang tadinya pukul. 16.00 kurang lebih 90 cm dan pada pukul 20.00 sudah adanya penurunan diperkirakan 70 cm,” sebutnya. (cecep darojak)

Editor M Bowie

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.