PKB Launching Call Center Layanan Mobil Ambulan Siaga

Caption: Gambar dari DPC PKB KBB

RAGAM DAERAH– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat baru saja melaunching mobil siaga ambulan tanggap darurat.

Jumlahnya sebanyak 200 unit yang tersebar di setiap DPC PKB di 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Kabupaten Bandung Barat (KBB) sendiri kebagian enam unit mobil ambulan siaga tanggap darurat yang di simpan di setiap daerah pemilihan (dapil).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB KBB, Asep Dedi mengatakan, mobil tersebut sumbangan dari Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKB. “Mobil itu dibeli dari uang pribadi masing-masing anggota DPRD PKB. Karena KBB fraksinya ada enam sehingga kami mendapatkan mobil sebanyak enam unit yang disimpan di setiap dapil,” ujar Asded panggilan akrabnya, Minggu 25 Mei 2025.

Program mobil ambulan siaga tanggap darurat tak lain bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat solideritas rakyat untuk warga yang membutuhkan pertolongan cepat, tepat, dan tanpa syarat.

“Siapa pun tanpa melihat latar belakang, masyarakat Bandung Barat bisa memanfaatkan fasilitas mobil siaga yang kami disediakan,” katanya.

Pria yang menjabat Wakil Ketua DPRD KBB ini menyebutkan, program tersebut bukan gimik politik melainkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial PKB terhadap masyarakat. “Jangan sampai disalah pahami sebagai gimik politik melainkan ini langkah konkret sosial PKB,” tuturnya.

PKB juga siap berkolaborasi dengan Pemda Bandung Barat untuk aksi kemanusiaan karena masyarakat sangat membutuhkan terhadap fasilitas tersebut.

Enam mobil ambulan siaga kuncinya dipegang khusus oleh masing-masing sopir juga disediakan tenaga medisnya. ” Kami baru saja melaunching call center. Jika masyarakat membutuhkan bisa menghubungi call center 087819566042 atau 087734148029,” kata Dedi.

Sejak launching seminggu lalu, mobil siaga PKB sudah melayani 12 pasien yang tersebar di setiap dapil. Pasien-pasien tersebut mulai rawat jalan, cuci darah, pasien kecelakaan dan pasien rawat jalan. “Alhamdulilah kalau yang meninggal belum. Mudah-mudahan semuanya masyarakat Bandung Barat sehat selalu,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *