CIPENDEUY- Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhasil masuk tiga besar dalam penilaian kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Jawa Barat VIII dan KBB V di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Capaian itu ditorehkan dari produk teknologi mesin pembakar opak hasil kreativitas perwakilan KBB yang hanya kalah dari kompor berbahan bakar air dari Kabupaten Bandung, dan pakan ternak ikan mandiri dari Kabupaten Indramayu.
“Alhamdulillah bersyukur ini merupakan prestasi masuk tiga besar untuk dipelihara dipertahankan dan ke depan agar ditingkatkan supaya dapat meraih juara tingkat Jabar maupun tingkat Nasional,” ujar Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Wandiana, Kamis (18/8/2018).
Menurut Wandiana yang lebih penting terwujudnya pemberdayaan msyarakat dalam program TTG untuk terciptanya kesejahteraan masyarakat. “Ini capaian membanggakan. Jadi juara ketiga dari 27 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat adalah prestasi luas biasa,” katanya.
Penjabat (Pj) Bupati KBB, Dadang M Ma’soem menilai, berbagai produk teknologi tepat guna dari KBB memiliki potensi untuk dikembangkan. Apalagi teknologi yang dipakai juga ramah lingkungan sehingga lebih mudah diterima masyarakat luas. Tinggal bagaimana produk-produk itu diperkenalkan ke publik, sehingga ke depan harus ada kegiatan seperti ini namun dengan lingkup kecamatan minimal setahun sekali.
Untuk itu, lanjut dia, keberadaan lembaga Pos Pelayanan Tepat Guna Desa menjadi sangat penting dalam memberikan kemudahan akses. Dirinya yakin, dengan kemudahan akses informasi, promosi, dan juga pelatihan skill, maka produk teknologi tepat guna yang dihasilkan akan semakin bervariasi. Akhirnya, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat juga dapat ikut terdongkrak.
“Di KBB saat ini sudah ada 13 Pos Pelayanan Tepat Guna di 13 kecamatan. Semoga ke depan bisa semua kecamatan ada jadi bisa mengakomodir potensi yang ada di wilayahnya masing-masing,” tuturnya. (adv)
Copyright secured by Digiprove 