
PADALARANG- Ujian Sekolah Berbasis Nasjonal (USBN) 2018 ini, Pemkab Bandung Barat menggelontorkan anggaran sebesar Rp199 juta. Dana tersebut hanya untuk penggandaan lembar soal tiga mapel yang diujikan.
“Anggaran itu hanya untuk penggandaan saja. Sedangkan untuk pengawas pelaksanaan USBN dari sekolah masing-masing yang bersumber dari dana BOS,” ujar Kepala Bidang SD Pada Dinas Pendidikan KBB, Jalaludin Ishak, Jumat (30/3/2018).
Lebih lanjut Jalaludin menjelaskan daerah memiliki otoritasasi pelaksanaan USBN sesuai otonomi daerah. Misalnya dalam penyusunan lembar soal ujian yang sudah menjadi urusan dserah.
“Untuk soal ujian tim daerah yang membuat, kemudian divalidasi ke pusat,” katanya.
Seperti diketahui, sebanyak 26.300 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) siap mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN). Puluhan ribu siswa tersebut berasal dari 706 SD Negeri dan Swasta yang tersebar di wilayah KBB.
Pelaksanaan USBN tingkat SD ini akan dilakukan di pertengahan bulan Mei 2018. Peserta ujian akan mengikuti tiga mata pelajaran (mapel) yang di ujikan yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Bahasa Indonesia.
“Rata-rata mereka sudah siap ikut USBN, mudah-mudah pas pelaksanaan tidak ada halangan,” kata Jalaludin. (wie)
Copyright secured by Digiprove 