
CILILIN – Parhelatan oilkada serentak 2018 yang sudah memasuki tahapan kampanye geliatnya mulai terasa.
Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon (paslon) sudah kembali bermunculan di ruang publik, yang sebelumnya sudah dibabad habis Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KBB.
Untuk memberikan kenyaman kepada paslon dalam mensosialisasikan program kerjanya serta menghindari gesekan antara pendukung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB, menzonasi wilayah kampanye menjadi 3 zona.
Fanatisme para pendukung lumrah dan biasa terjadi, tapi diimbau agar semua mematuhi aturan. “Adanya fanatisme dari pendukung paslon, itu wajar saja, tapi kami minta tidak terjadi fanatisme buta, patuhi aturan yang ada”, pinta Ketua Panwaslu KBB, Cecep Nugraha, Jumat (9/3/2018). “Mari kita sukseskan pemilu dengan patuh pada aturan” sambung Cecep.
Ketua Panwaslu dalam sambutanya diacara sosialisasi pengawasan partisipasif yang diselenggarakan Panwascam Cililin, meminta kepada para pengawas yang ada di lapangan agar bekerja sesuai tupoksi. “Kami dari Panwaskab, meminta semua ornamen pengawasan yang ada di lapangan bekerja sesuai tupoksi, cepat tanggap dan propesional menindak lanjuti laporan yang masuk,” pesan Cecep.
Disinggung soal kemungkinan terjadinya konplik dipilkada KBB, Cecep mengaku tidak melihat adanya potensi yang mengarah kesitu “Alhamdulillah, dalam catatan kami tidak melihat adanya potensi ke arah itu, kita berdoa’ itu tidak terjadi dan kami minta Anda pun (wartawan, red) ambil bagian supaya Pilbup KBB sukses tanpa ekses, sebab bila terjadi kita semua yang rugi”, ujar Cecep. (gdr)
Copyright secured by Digiprove 