RAGAM DAERAH–Pembangunan Eiger Camp di Kampung Sukawana RT 01 RW 12 Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat muncuri perhatian publik.
Tokoh Masyarakat Kawasan Bandung Utara (KBU), Jajang Solihin mengatakan, dalam sebuah pembangunan awalnya hanya beberapa item yang dibangun. “Tapi setelah terbangunnya sebuah kawasan akan diikuti bangunan pendukung lainnya,” kata Jajang, Sabtu 12 April 2025.
Tentunya kawasan pembangunan itu, lanjut Jajang, akan tertutup oleh bangunan pendukung lainnya. “Ini harus kita waspadai,” ujar mantan Anggota DPRD KBB ini.
Jajang juga menyinggung, berapa retribusi atau pajak yang masuk ke Pemda Bandung Barat. “Saya yakin tidak akan sebanding dengan dampak permasalahan ke depannya,” tegas salah satu pendiri Bandung Barat ini.
Jajang juga menanyakan, berapa banyak Eiger Camp bisa menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar? “Saya yakin juga cuman beberapa orang saja dibandingkan dengan anak cucu kita yang akan menanggung akibat dari pembangunan ini, itu harus dipikirkan,” tegas Jajang.
Sebagai warga masyarakat, menanyakan ada apa antara dewan dan eksekutif jika pembangunan Eiger Camp dibiarkan terus berjalan. “Yang jelas-jelas salah dan bermasalah dibiarkan begitu saja, dan itu harus dilihat yah antara mudharat dan maslahah. Saya yakin lebih banyak mudharatnya belum lagi dengan dampak kemacetan juga berkiatan dengan Patahan Lembang akan menjadi beban berat untuk KBU,” pungkasnya. ****

