Melalui Dilanpreneur, Angkat UMKM Naik Kelas

RAGAM DAERAH– Keberadaan UMKM tak luput dari perhatian pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Didik Agus – Gilang Dirga. Bahkan, pasangan yang dikenal dengan sebutan DILAN ini, memiliki program yang bisa mengangkat UMKM naik kelas.

“Kami memiliki program  pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan sehingga mereka bisa naik kelas dan terus meningkatkan kapasitas bisnisnya. Harapannya, ketika  UMKM naik kelas, kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” kata Cabup Didik Agus, Rabu 6 November 2024.

Untuk mengangkat UMKM supaya naik kelas, Didik mengatakan, salah satunya melalui program Dilanpreneur.

“Melalui Dilanpreneur, para pelaku UMKM akan diberikan pelatihan, pendampingan (coaching), fasilitasi pemasaran, networking hingga permodalan. Untuk permodalan bisa dalam bentuk hibah ataupun pinjaman ringan,” sebutnya.

Ia menjelaskan, Dilanpreneur merupakan jawaban dari berbagai persoalan yang disampaikan para pelaku UMKM saat dirinya blusukan ke 16 kecamatan di KBB.

“Dengan UMKM naik kelas, kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” sebutnya.

Para pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan bertemu dengan Kang Didik untuk menyampaikan sejumlah aspirasinya. Mereka berharap adanya bantuan modal dan akses pasar yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas.

Kang Didik merespon dengan penuh perhatian dan berjanji akan memperjuangkan kepentingan para pengrajin bata dalam program kerja ke depannya.

“Mereka (pelaku UMKM) menaruh harapan besar kepada saya jika terpilih di Pilkada 2024 agar lebih memperhatikan kesejahteraannya,” kata Kang Didik.

Begitupun saat kunjungan ke sentra perajin coet batu di Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang.  Kang Didik ingin memberikan dukungan langsung kepada para pelaku UMKM di desa itu, khususnya perajin coet yang bergantung pada hasil kerajinan tangan mereka untuk menghidupi keluarga.

“Saya ingin usaha warga Jayamekar semakin maju dan dikenal luas. Dengan membeli produk mereka, kita bisa langsung membantu meningkatkan ekonomi lokal,” ujar Kang Didik.

Mantan Wakil Ketua DPRD KBB ini, bukan hanya sekadar mengimbau untuk membeli produk coet Jayamekar, tapi juga membuktikan bahwa dirinya peduli dengan
pada pengembangan usaha kecil di daerah tersebut.

Di sela-sela kampanyenya itu, Kang Didik secara mengejutkan memborong sejumlah coet dari perajin lokal desa tersebut. Aksi ini tentu saja membuat warga terheran-heran, namun di balik itu ada niat mulia yang mendorongnya.

Langkah ini tidak hanya disambut baik oleh para perajin, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Kang Didik peduli pada pengembangan usaha kecil di daerah tersebut.

Perajin coet, yang selama ini menghadapi tantangan pemasaran, merasa sangat terbantu oleh perhatian Kang Didik.

Kang Didik berharap aksinya ini dapat memotivasi lebih banyak orang untuk mendukung produk-produk lokal dan terus mengembangkan potensi yang ada di desa-desa. Langkah kecil seperti ini dapat memberi dampak besar dalam jangka panjang, terutama bagi pengembangan UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi lokal.

Dengan borong coet ini, Kang Didik tidak hanya menjalankan kampanye, tetapi juga meninggalkan jejak kepedulian dan tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *