RAGAM DAERAH– Pemkab Bandung Barat telah melunasi utang ke PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT (SMI) dengan total nilai pinjaman sebesar Rp285 miliar.
Utang tersebut untuk pembangunan insfratruktur jalan wilayah selatan dengan meminjam dana ke PT SMI pada tahun 2020.
Kontrak jangka pinjaman selama tiga tahun dengan suku bunga sebesar 6,26 persen. Total angsuran yang harus dibayar Pemkab Bandung Barat dalam satu tahun adalah sebesar Rp95 miliar.
Pendiri Bandung Barat Asep Suhardi (Ado), meanggap sebuah prestasi yang ditorehkan Pj Bupati Bandung Barat, Ade Zakir dalam kurung waktu tiga bulan ini.
“Saya melihatnya sebuah prestasi Pj Bupati dengan waktu tiga bulan berhasil memenej keuangan daerah sehingga keluar dari lilitan utang PT SMI,” kata Mang Ado sapaan akrabnya, Rabu 18 September 2024.
Torehan prestasi tersebut Ado menegaskan, wajib dipertahankan oleh pemerintahan selanjutnya, agar tidak terjadi defisit anggaran yang kerap menghantui KBB tiap tahunnya.
“Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, saya meyakini anggaran KBB tiga bulan ke depan atau di 2025 akan menjadi APBD sehat,” katanya.
Kendati begitu, Mang Ado meminta Pj Bupati untuk bisa menggenjot kinerja Bapenda untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bandung Barat agar surplus secara peningkatan pendapatan dan potensi kebocoran bisa lebih di tekan.
“Dengan begitu, Pj Bupati bisa menorehkan tinta emas dan menjadi bukti catatan keberhasilan di masyarakat,” pungkasnya.
Jika APBD sehat, Mang Ado meyakini, di tahun 2025 tidak akan ada lagi pekerjaan kepada pihak ketiga yang gagal bayar. ***

