RAGAM DAERAH—PC FSGN Nusantara dan Pengajian Akbar Guru Ngaji se-Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar roadshow silaturahmi, baru-baru ini.
Agenda roadshow kali ketiga ini meliputi, Kecamatan Batujajar, Cihampelas, dan Cililin yang dipusatkan di Ponpes Nurul Bayan Kecamatan Cihampelas.
Sebelumnya, roadshow pertama meliputi Kecamatan Gununghalu dan Rongga. Sedangkan roadshow ke dua meliputi Kecamatan Lembang, Parongpong, dan Cisarua. Asisten Daerah Asep Sihabudin dan Bagian Kesra Nunuy Supyandi ikut dalam agenda roadshow tersebut.
“Tema roadshow ke tiga ini adalah menjalin kembali silaturahmi pengurus FSGN Nusantara dari pengurus PC ke pengurus korcam, dan kordes di dapil empat juga untuk menyamakan persepsi demi guru ngaji agar lebih diperhatikan oleh Pemkab Bandung Barat,” ujar Sekretaris PC FSGN, Asep Muktadir.
Asep menyebutkan, pernah menyampaikan kepada Pj Bupati Bandung Barat, Ade Zakir saat audensi berkenaan fasilitas keagaamaan yang masih minim.
“Disela-sela roadshow kami semua tafakur soal keberpihakan Pemkab Bandung Barat dan para pejabat kepada kami,” ungkapnya.
Menurut Asep, pembangunan mesjid musola, dan Lembaga Pendidikan Islam, pperasional MTQ, DBO MUI, Insentif guru ngaji dan BOP Guri Ngaji, tidak mencapai 20% dari APBD KBB.
“Padahal mayoritas penduduk KBB adalah umat Islam secara otomatis umat Islam KBB penyumbang terbesar untuk APBD KBB dari pajak dan untuk lembaga Pendidikan Islam terutama Pesantren Kab. Bandung Barat adalah terbanyak ke dua sesudah Kab. Tasik,” ungkapnya.
Asep menyebutkan, keberpihakan Pemkab Bandung Barat terhadap kegiatan keagaaman masih terbatas. “Kami baru sadar para pemangku kebijakan di Bandung Barat yang mendukung pro kegiatan keagamaan sangat minim sekali. Sedangkan kiprah dan andil Lembaga Pendidikan Islam terutama para guru ngaji sangat berperan dalam mencerdaskan bangsa dan berikhtiar mengajak umat untuk beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,” tuturnya.
Ke depan Asep berharap, Bupati Bandung Barat nanti, bisa mencontoh Bupati Abubakar yang sangat perhatian terhadap kegiatan keagaamaan terutama kepada guru ngaji. ***

