Sudah Ketok Palu, RPJPD Segera Disosialisasikan kepada Masyarakat

RAGAM DAERAH–  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2025-2045. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD KBB, Piter Tjuandys.

“RPJPD terintegrasi secara nasional menuju Indonesia Emas. Salah satu tujuannya adalah agar penganggaran di kota/kabupaten bisa dilakukan secara merata dan tepat sasaran kepada masyarakat,” kata Piter, Rabu 3 Juli 2024.

Menurut Piter, RPJPD yang baru saja  disahkan harus segera disosialisasikan kepada masyarakat dan pengangarannya harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sesuai visinya Bandung Barat sejahtera.

Sebelumnya, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2025-2045 baru saja diparipurnakan, Rabu 3 Juli 2024.

Dengan begitu, lanjut Piter, nantinya tidak ada daerah yang tertinggal secara infrastruktur, juga untuk peningkatan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. “Jika itu sudah terpenuhi baru bisa dikatakan menuju Indonesia Emas 2045. Tapi kalau sebaliknya jika penganggarannya tidak sesuai RPJPD sulit dikatakan penurunan anggka kemiskinan 0% tidak mungkin bisa,” ungkap Piter.

Soal itu pula, Piter mengingatkan, agar Bupati Bandung Barat terpilih nanti, bisa memasukan visi misinya sesuai dengan RPJPD. “Jadi nantinya RPJMD harus singkron dengan RPJPD perencanaannya untuk 20 tahun ke depan yakni di tahun 2025-2045,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *