RAGAM DAERAH– Blangko e-KTP di kecamatan sering kosong. Hal tersebut dilontarkan Anggota Fraksi Golkar, Dadan Supardan.
Dadan mengatakan, dirinya sebagai anggota DPRD sering mendapat keluhan tersebut langsung dari masyarakat. “Waktu acara hajatan, maulid juga reses banyak masyarakat yang mempertanyakan soal blangko e-KTP yang kosong,” kata Dadan kepada redaksi, Senin 25 September 2023.
Termasuk keluhan dari masyarakat soal surat pindah. Pemilik Akun Instagram Annis_bunyamin menanyakan soal nomor adminitrasi kependudukan di webside KBB yang tidak bisa ditelepon.
“Masalah NIK (Nomor Induk Kependudukan) juga belum online, pelayanan E-KTP, surat pindah dan lain-lain. Ya harus ada perbaikan dari Disdukcapil harus ada penambahan kuota blangko untuk cetak e-KTP,” kata Dadan.
Tokoh Pemekaran KBB, Jajang Solihin meminta agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk segera memperbaiki pelayananan kepada masyarakat. Soal itu, Kang Jasol–sapaan akrabnya beranggapan, jika pelayanan adminitrasi kependudukan merupakan kebutuhan yang sangat pokok di masyarakat saat ini.
“Apalagi saat ini adminitrasi kependudukan sangat penting dalam menghadapi Pemilu 2024. Ya Disdukcapil harus betul-betul sigap karena data basenya ada didisdukcapil,” sebut Jajang.
Jajang juga meminta agar Disdukcapil untuk segara mengganti nomor pelayanan masyarakat yang sudah tidak aktif lagi. “Kalau memang nomor telepon pelayanan tidak bisa dihubungi masyarakat bisa datang langsung baik ke kecamatan maupun ke kantor Disdukcapil,” ungkapnya.
Masalah pelayanan masyarakat Jajang menyarankan, jangan dianggap sepele oleh seluruh dinas di KBB sesuai dengan arahan Pj Bupati Bandung Barat. “Pak Pj Bupati sangat antusias terhadap pelayanan kepada masyarakat sebagai komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai Pj Bupati untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Hingga berita ini dibuat belum ada tanggapan dari pejabat Disdukcapil KBB. Menghubungi Sekdis Disdukcapil belum mendapat respon. ***

