RAGAM DAERAH– Gerakan apik silat cukup memukau ditampilkan para pesilat dalam perhelatan pasang giri pencak silat memperebutkan piala bergilir Camat Cihamlelas, di Pendopo Kecamatan Cihampelas, Sabtu 24 Desember 2022.
Perhelatan yang diselenggarakan selama dua hari, Sabtu 24 Desember dan Minggu 25 Desember ini, dibuka langsung Camat Cihampelas, Djajang N Arifin yang disaksikan langsung Ketua DPD Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) KBB, Masri Ers Marjudki.
Tercatat 180 peserta dari 13 paguron silat di KBB ikut memperebutkan piala bergilir tersebut yang dibagi dalam berbagai mata lomba. Para peserta terbagi dalam tiga pengelompokan usia, kategori kelompok anak-anak usia 7-12 tahun, remaja usia 13-17 tahun, dan dewasa usia 18 tahun ke atas.
“Setiap kelompok usia dapat mengikuti total 18 kategori perlombaan yaitu, putra, putri, tunggal, rampak, dan ijen atau pertarungan yang diiringi oleh alunan irama kendang pencak silat,” ujar Ketua Pelaksana, Kusnandar.
Sementara itu, Camat Cihampelas Djajang N Arifin mengatakan, pasanggiri pencak silat dilaksanakan dalam rangka melestarian budaya yang merupakan warisan leluhur bangsa. “Jangan sampai nilai budaya bangsa kita tergeser oleh budaya barat yang dapat mengkikis generasi milenial saat ini,” ungkapnya.
Sebagai ajang silaturahmi, ajang ini juga Jajang berjanji akan diagendakan setiap tahun untuk diselenggarakan.
Ketua DPD PPSI KBB, Masri Ers Mardjuki mengatakan, sebagai pewaris budaya mesti bangga bisa terus melestarikan di tengah gempuran budaya barat yang mulai menghantam anak muda generasi milenial. “Kita harus bangga terhadap keberadaan seni pecak silat yang merupakan warisan budaya yang telah diakui UNESCO bahwa pecak silat merupakan warisan budaya Sunda,” tuturnya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih
kepada Pemerintah Kecamatan Cihampelas atas suport kegiatannya. “Diharapkan ke depannya pemerintah daerah lebih serius melestarikan pencak silat sebagai budaya Sunda,” katanya.
Sesuai dengan pencanangan 12 Desember sebagai hari pecak silat Jawa Barat oleh gubernur, kata Masri harus dijadikan tonggak kebangkitan pencak silat di Jawa Barat dan Bandung Barat. ***

